"Aku akan antar kamu," ujar Arafi. Nares yang sedang memasukan beberapa baju ke dalam tasnya, menoleh. "Engga apa-apa?" tanyanya agak cemas. Arafi mengerti apa yang dimaksud oleh Nares, istrinya itu pasti lah khawatir jika akan ada orang yang melihat saat dirinya mengantar Nares. "Engga apa-apa, aku engga akan turun dari mobil. Kaca mobil kamu kan gelap," jawabnya. Nares tersenyum sembari mengangguk. Tidak buruk juga diantar oleh suami saat akan melakukan perjalanan dinas. "Oke kalau gitu. Kamu sarapan dulu, aku udah masak nasi goreng tadi," katanya. Arafi mengabaikan ucapan Nares, dia malah berjalan mendekat dengan rambut yang masih basah. Tangannya membantu Nares mengemas pakaian yang akan dibawa selama seminggu ke depan. "Aku bisa sendiri kok, kamu makan aja," tolak Nares. Tang

