Bab 12. Memori Que Sera Sera

1286 Words

Author POV Sean masih mengendap, bersembunyi di balik tembok. Setelah ia berhasil melompati pagar, gadis itu segera mencari keberadaan teman-temannya, sembari mendekap dus di depan d**a. Gadis itu mengintip dari balik tembok. Di lapangan, para peserta MOS sedang berkumpul. Sean bisa melihat beberapa kakak kelas yang sedang berteriak-teriak. Meneriaki satu deret siswa dengan tampilan seperti dirinya yang berdiri berbaris. Sean mendesah … tidak tahu bagaimana caranya bergabung dengan salah satu barisan itu, tanpa ketahuan. Rasanya tidak akan mungkin. Apa yang harus ia lakukan sekarang? Apa dia pergi ke kelas saja? Tapi, di mana kelasnya? Dengan tampilannya seperti ini, tidak mungkin Sean bisa berjalan dengan santai, tanpa tatapan curiga. “Ngapain lo di sini? Mau kabur?!” Sean yang ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD