Nenek Aminah mulai mencari cara agar kecantikan dan ilmunya tidak hilang. "Nur, kamu tahu dimana abah dan mamah mendapat kesaktian itu? " Tanya nenek Aminah pada nenek Inur. "Aku tidak tahu. "Nenek Inur ikut resah memikirkan nasib saudara perempuannya itu. Hingga suatu hari di sebuah perbukitan di pulau yang jaraknya hampir enam jam dari kabupaten Banjar ada seorang maha guru yang kesaktiannya luar biasa. Nenek Inur pun mengabarkannya pada nenek Aminah. Mereka sepakat berangkat kesana. "Sebaiknya bilanglah dulu pada Mochtar. " Mochtar adalah nama kakek. "Tidak, jangan bilang padanya tentang kepergian kita. " Aku mohon. "Lalu apa yang akan kita katakan padanya? " "Bilang saja kita ke rumah acil Mida. "Ujar nenek Aminah pada nenek Inur hari itu. Nenek Inur bingung juga ragu

