“Alice.” Mendengar seseorang memanggilnya, Alice menghentikan langkah. Terlihat seorang wanita cantik baru saja turun dari mobil minicooper berwarna pink. “Aku tahu kau pasti tak begitu mengenalkku. Kenalkan, aku Chelsea.” Alice menyambut uluran tangan Chelsea dan tersenyum hangat. “Alice. Kau sudah tahu, kan?” Alice tersenyum. “Yup, bagaimana jika kita masuk lebih dulu untuk mengobrol sebentar? Kau ada kelas sekarang?” taw ar Chelsea. “Tidak. Aku datang pagi karena Billy ada kellas pagi,” jawab Alice lalu mereka memasuki area gedung meninggalkan parkiran menuju taman. “Bicara mengenai Billy, dia itu idola di sini dan kau juga. Kalian sangat serasi.” “Terima kasih,” jawab Alice kikuk. Pasalnya, mereka tak benar-benar berpacaran. Namun, gosipnya sungguh luar biasa karena Billy bukan

