AA || 13

1981 Words

Sam PoV Aku menyadari kehadiran mereka. Dia dan l elaki bernama Billy yang dengan kurang ajar meletak kan tangan ke pinggang Alice. Aku berniat mendekat dan menghajar lelaki itu, tapi Patrick menahanku. “Sabar, Sam. Aku tak ingin kau mengacau di p esta sepupuku yang bahkan belum dimulai.” Aku hanya menatap tajam ke arah mereka y ang saat ini memang menjadi sorotan semua orang y ang berada di ballroom. Patrick menenggak h abis minumannya dan menatapku dengan tata pan mengejek. Dasar bocah sialan! Aku bersumpah, jika aku sudah memegang perusahaan Dad, dia adalah orang pertama yang akan kubuat susah dalam berbisnis. “Baiklah, mari kita mulai show-nya. Ayo, i kuti permainanku.” Patrick berkata dan berjalan lebih dulu dariku. Dia menuju ke arah Alice yang berdiri dengan nyaman di sebelah l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD