Empat tahun kemudian “Kau tidak bermalam?” “Tidak, tugasmu sudah selesai! Jadi, jangan merasa dirimu berharga karena telah melayaniku,” t ukas seorang pemuda sambil mengencangkan ikat pinggangnya. “Tapi—” “Di perjanjiannya, kita sudah tak boleh bicara satu sama lain setelah selesai berhubungan, dan kau sudah setuju. Atau kau akan—” “Baiklah!” sela wanita itu cepat sebelum pem uda itu kembali mengingatkannya tentang sebuah perjanjian sebelum mereka melakukan hubungan intim. Pemuda itu hanya menatap jijik pada wanita y ang sedang duduk di ranjang dengan berbalut selimut tebal. “Aku yakin kau akan mendapat hukuman karena kebiasaanmu ini!” ujar lagi wanita itu sebelum pemuda tadi keluar dari kamar hotel. Pemuda itu menahan langkahnya dan tertawa getir, menertawakan ucapan wanita itu

