Roro jonggrang.

2235 Words

                “Ayana engga mau,” tolak Ayana entah keberanian dari mana yang ia dapatkan saat tatapan keterkejutan Azam menghujaninya. Ayana bahkan masih berusaha kuat di depan banyak orang di sini.                 “Ayana udah janji buat langsung balik ke ruangan dokter Arsen.” Kilah Ayana. Dan Azam tak bisa menyembunyikan senyuman kecut kekecewaanya. Padahal... ada hal yang harus ia akui, dan Ayana ketahui. Tapi tidak apa apa. Azam akan menunggu.                 “Kamu punya waktu kapan?” tanya Azam, masih mengejar kepastian dari Ayana.                 “Engga tau, nanti kalau Ayana udah engga di suruh suruh Dokter Arsen Ayana bakalan ke tempat Mas Azam sendiri.....” kebohongan, bahkan Ayana tak berniat untuk mendekati Azam saat ia sudah di tampar banyak kenyataan. Ayana berdiri saat n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD