Tiga puluh lima

1288 Words

Tepuk tangan Nic saat melihat Ben yang berhasil memasukkan bola ke ring basket dalam satu kali lemparan. Bbuugghh... "Ngapain lo disini?!" seringai Ben seraya melempar bola basket ke arah Nic. Beruntung lelaki itu punya refleks yang handal. Sehingga ia bisa cepat menghindar. "Kamu belum berubah Ben, masih sama seperti dulu. Pemarah dan tak berguna" desis Nic tajam menusuk perasaan Ben. Lelaki itu terdengar menggeram kesal. Terlihat dari sorot matanya yang berubah bagaikan seekor elang yang siap melahap mangsanya. Sayang, lawannya adalah Nic. Yang kini sudah berevolusi menjadi lelaki tangguh dan tak terkalahkan. "Lo kan yang laporin Daddy gue, sampai Daddy gue gak bisa langsung balik ke rumah. Dan harus ngejalanin pemeriksaan di kantor polisi?" papar Ben marah. Setelah Fredy kembali d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD