Bab 18

1915 Words

Lavinia melangkah lebih dulu, diapit oleh dua dunia yang diam-diam saling menakar, kamera, dan ambisi. Gaunnya jatuh sempurna mengikuti irama langkah, memperlihatkan garis punggung yang terbuka anggun. Elvano menyusul setengah langkah di belakang, ekspresinya netral, hanya matanya yang terus membaca ruang. Begitu memasuki lobi hotel, aroma bunga segar menyambut tajam. Rangkaian mawar putih dan anggrek eksotis tersusun tinggi di atas vas-vas kristal, berdiri sebagai simbol kekuasaan dan kesempurnaan yang disengaja. Dinding kaca tinggi membingkai pemandangan langit malam Jakarta, dan kilau chandelier di atas kepala memecah cahaya menjadi percikan gemerlap di permukaan lantai marmer. Langkah mereka berdua mengarah ke pintu ganda berlapis emas yang terbuka lebar, memperlihatkan ruangan utama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD