Bab 17

1717 Words

Langit sudah condong gelap ketika Lavinia turun dari lantai atas. Bukan dengan langkah tergesa, tapi juga tak santai. Ada ketenangan dalam cara dia memijak marmer, dan ketegangan dalam keheningan yang menyertai. Ia tahu Elvano ada di sana. Ia tahu ini bukan pertemuan kebetulan. Elvano berdiri di dekat rak minuman di ruang baca yang tak sering digunakan siapa pun kecuali dirinya. Satu sisi ruangan itu dipenuhi kaca tinggi dengan tirai abu-abu terbuka separuh, membiarkan cahaya lampu taman membias ke dalam seperti cahaya dari dunia lain. Lavinia masuk tanpa suara. Gaun rumahnya dari satin abu gelap nyaris menyatu dengan dinding. Ia tak menatap Elvano, hanya mengambil salah satu buku tipis dari rak kayu tua. Jemarinya bergerak pelan, mengusap sampulnya, sebelum suara pria itu mendahului sua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD