Bab 21

921 Words

Penthouse Lavinia berada di lantai paling atas sebuah menara kaca yang sepi dan mahal di jantung kota, bangunan dengan lift privat dan keamanan super ketat, hanya bisa diakses dengan sidik jari pemiliknya. Begitu pintu lift terbuka, aroma mawar dan kayu manis langsung menyambut. Interiornya didominasi marmer hangat dan aksen emas kusam. Lampu-lampu gantung dari kristal menyala temaram, menciptakan bayangan gemerlap di permukaan furnitur kulit gelap dan jendela besar yang menghadap ke kelap-kelip kota malam. Lavinia masuk lebih dulu. Gaun panjang yang tadi mencuri sorot kamera kini mengembang lirih mengikuti langkah kakinya. Ia membuka high heels satu per satu, meletakkannya sembarangan di atas karpet Turki yang mahal. Satu tarikan napas panjang, lalu ia menjatuhkan tubuhnya ke sofa panj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD