“Tau nggak? Tadi ada penulis famous yang DM aku di i********:. Ngajakin aku kolaborasi buat bikin komik,” beritahu Aurora dengan semangat. Tak peduli meskipun mulutnya sedang penuh dengan burger. Mereka sedang menikmati makan siang yang kesorean di Burger King Ambarukmo Plaza setelah menonton film. Ya anggap saja mereka sedang kencan. Dirga yang duduk di hadapannya tertawa, mengulurkan tangan dan mengusapkan ibu jarinya di sudut bibir Aurora. Ada noda saus yang menempel di sana. “Oh ya? Keren dong!” Dia kemudian menanggapi dengan tak kalah antusias. Hubungan mereka semakin hari semakin menunjukan kemajuan. Aurora tak segan lagi menunjukkan emosinya saat berada di dekatnya, juga tak lagi sungkan untuk memulai kontak fisik terlebih dahulu. “Hehe, thank you,” Aurora tersipu. Pertama, karena

