“Cantik banget sih yang mau lamaran,” Aurora menatap pantulan Gina di cermin kamar Rindu. Setelah tertunda sekian lama, akhirnya Edo dan Gina sepakat untuk melaksanakan prosesi lamaran secara resmi. Gina meminta Bu Ratna dan Pak Sandi yang menjadi walinya, sehingga lamaran pun dilaksanakan di kediaman mereka. Rindu yang kebetulan sedang pulang langsung menawarkan diri untuk menjadi Make Up Artist (MUA) untuk Gina. Kebetulan, gadis itu sudah menggeluti dunia per-make up-an sejak duduk di bangku SMA. Gina yang memang tidak memiliki gambaran soal MUA yang ingin dipakai jasanya untuk merias wajahnya di hari spesial tersebut pun langsung mengiyakan. “Iya nih, hasil karya MUA kita emang mantul,” Bu Ratna yang baru saja masuk untuk memastikan kalau Gina sudah siap pun ikut menanggapi. Wanita p

