Trabas dan Trobos

270 Words
Dalam konteks pembukaan lahan sawit (terutama di daerah perbukitan atau medan berat), istilah trabas dan trobos sering digunakan oleh tim lapangan dan operator alat berat. Berikut penjelasan keduanya: 1. Trabas Pengertian: Trabas berasal dari istilah “terabas” yang berarti menembus jalur tanpa jalan, alias membuka jalur baru secara langsung melintasi medan liar. Fungsi dalam pembukaan lahan: Dilakukan saat belum ada akses jalan sama sekali. Excavator atau kendaraan trail digunakan untuk membuat akses awal menembus semak, hutan sekunder, atau semak belukar. Tujuannya: membuka jalur bagi alat berat lain atau untuk survey awal ke lokasi tertentu. Karakteristik: Tidak mengikuti kontur atau rencana jalan permanen. Bisa sangat ekstrem dan rawan bahaya (longsor, terperosok). Hanya dilakukan oleh operator berpengalaman atau tim eksplorasi. Contoh Kalimat: “Kita trabas dulu buat buka jalan ke blok C7, soalnya akses dari C-road belum nyambung.” 2. Trobos Pengertian: Trobos berasal dari kata “terobos,” artinya menembus atau memotong jalur secara cepat, biasanya dengan paksa atau tanpa mengikuti jalan yang tersedia. Fungsi dalam konteks lapangan: Dilakukan untuk mempercepat pekerjaan, misalnya saat ingin mempersingkat jalur dari satu titik ke titik lain tanpa memutar. Bisa dilakukan dengan excavator, terutama saat cut and fill atau membuka jalur teras secara cepat. Biasanya terjadi saat alat berat butuh pindah lokasi kerja yang tidak terhubung langsung oleh jalan normal. Karakteristik: Lebih agresif dari trabas, kadang memaksa alat melewati semak, menuruni tebing, atau naik bukit curam. Berisiko jika tidak dipantau (misal: tanah lunak, longsoran, atau alat nyangkut). Sering jadi jalur darurat atau improvisasi lapangan. Contoh Kalimat: “Excavator langsung trobos ke atas bukit biar cepat sampai ke kontur blok E.”
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD