Tian mendatangi rumah sakit tempat perawatan baru Cia. Tian percaya, tempat ini jauh lebih bagus dan peralatan medisnya cukup lengkap dari sebelumnya. Dan ia yakin Cia akan segera sadar dari komanya di sini. Tidak mau tau bagaimana cara Atha bekerja, melakukan yang ia tugaskan. Yang pasti ia bersyukur, Cia berada di sini sekarang dengan pengawasannya langsung. Dua orang berjaga di depan ruangan menunduk padanya. Tian mengangguk singkat sebelum membuka pintu ruangan Cia. Tian melepas jas kerjanya kemudian melemparkannya ke sofa terdekat. Ruangan ini lebih dari nyaman di banding ruangan sebelumnya. Memiliki dua ranjang, sofa, televisi serta kulkas mini yang pastinya sudah ada isinya. Tian memutuskan akan sering menginap di sini. Menjaga Cia yang sebatang kara. Ia sungguh menyesal meningg

