kata maaf

763 Words
Anika duduk di pinggir tempat tidur nya dan menangis, " maafin Anika mas....Anika minta maaf.. Dewa dikamar memukul keras dinding kamarnya hingga tangannya berdarah dan bengkak.. " hati mas sakit Anika... kenapa sesakit ini mencintai kamu... kenapa kamu tega Anika... Dewa lalu merasa sakit diperutnya... tak tertahankan, keringat dingin membasahi pakaiannya. Dewa terjatuh dan terbaring di lantai kamarnya memegang perutnya... Anika sendiri masih menangis di kamarnya dan tidak tau Dewa sedang kesakitan di kamarnya. sudah jam 6 Anika tidak tidur sama sekali banyak hal yang Anika pikirkan dan melihat Dewa d**a Anika terasa sakit melihatnya menangis seperti itu. " Anika nggak tau bisa menyakiti mas Dewa sampai seperti itu, Anika juga tidak tau apa yang Anika rasakan untuk mas Kevin...Anika nggak bisa serahkan tubuh Anika sama mas Dewa. Anika harus gimana... Anika dengan lemah ke kamar mandi dan membersihkan dirinya. sudah jam 7 Anika sedikit pusing lalu keluar dari kamarnya dan membuat sarapan lalu dengan langkah yang berat ke kamar Dewa... Anika mengetuk pintu kamar cukup lama tapi tidak dibuka " mas Dewa pasti masih marah... Anika mengetuk lagi lalu mendengar suara barang jatuh dari kamar mas Dewa Anika lalu membuka pintu dan melihat mas Dewa terbaring dilantai memegang perutnya " mas... mas kenapa? Anika bantu naik ke tempat tidur... Anika membantu mas Dewa berdiri dan memapahnya ke tempat tidur... Anika melihat pakaian Dewa yang basah karena keringat, wajah nya pucat, suhu tubuh Dewa sangat dingin, Anika lalu ke dapur mengambil air hangat untuk diminum dan untuk mengelap badan Dewa.. Anika membuka baju Dewa yang udah basah karena keringat dan membantunya mengelap badannya. lalu memberi nya minum dan mengambil baju ganti di lemari dan membantu Dewa memakai nya, Dewa bersandar di tempat tidurnya...Anika mengelap tangan dan wajah Dewa sambil menangis.. " Anika minta maaf mas... Anika udah nyakitin mas sampai seperti ini, Anika nggak pernah tau mas Dewa udah cinta sama Anika. mas makan dulu ya abis itu kita ke rumah sakit, " nggak usah, mas baik baik aja " baik apanya muka mas pucat gitu... Anika lalu bersandar di pundak Dewa " Anika minta maaf, Anika yang jahat, Anika nggak mau liat mas Dewa sakit gini... Anika takut kehilangan mas Dewa... " mas nggak akan sakit lagi, " minum dulu airnya mumpung masih hangat, Anika ambilin makan dulu Anika lalu ke dapur mengambil sarapan untuk Andri dan menyuapi Dewa. Dewa sendiri masih menahan sakit sampai berkeringat... " biasanya tidak sesakit ini" kata Dewa dalam hati Anika menyuapi Dewa makan sambil sesekali mengelap keringat Dewa dengan handuk. " maafin Anika ya... Dewa hanya makan sedikit lalu berbaring di tempat tidurnya. Anika menemani duduk di sampingnya.Anika masih aja menangis melihat Dewa yang masih kesakitan,Anika memegang tangan Dewa dengan kuat. cukup lama akhirnya Dewa tertidur dan Anika keluar dari kamarnya dan kembali ke kamar. " Anika buat mas sampai seperti itu... Anika akan jaga jarak dengan pak Kevin, Anika nggak mau nyakitin mas Dewa "gumam Anika udah siang dan Anika duduk di ruang tv lalu Kevin menelpon " halo mas, " jadi makan siang dengan ibu kamu? " nggak ada masalah sedikit jadi besok aja, " mas pingin ketemu kamu, mas jemput ya " Anika nggak bisa hari ini mas besok malam aja ya, " ya udah, mas cinta kamu Anika " iya...." Anika menutup telpon nya sambil tersenyum dan Dewa udah berdiri di depan kamarnya. Anika jadi salah tingkah takut mas Dewa mendengar nya. Anika lalu berdiri dan mendekati Dewa " mas Dewa, udah enakan? mau makan Anika ambilin ya... Dewa duduk di sofa dan Anika berdiri didepannya dengan wajah bersalah. Dewa menarik tangan Anika dan Anika duduk dipangkuan Dewa. Dewa lalu memeluk Anika tanpa berkata apapun, Anika pun hanya diam dan membalas pelukan Dewa, " jika mas lepasin kamu, apa kamu akan langsung ke pak Kevin Anika? " maafin Anika mas " bukan itu Jawaban yang mas mau, " Anika nggak tau, " mas mau jawaban pasti Anika, jika mas lepasin kamu apa kamu akan langsung ke pelukan pak Kevin? " iya... " kamu menyakiti mas Anika... kamu terlalu jauh dari jangkauan mas bahkan saat kamu udah jadi milik mas... sakit Anika... d**a mas sakit" kata Dewa sambil memukul-mukul d**a nya. Anika memeluk Dewa lagi " maafin Anika mas... " mas nggak nyangka kamu yang bisa nyakitin mas sampai seperti ini, kamu Anika wanita yang paling mas cinta dengan sepenuh hati mas... mencintai kamu sesakit ini, tapi mas masih memilih untuk mencintai kamu walau sakit Anika... kamu seindah itu, kamu selalu bersinar dari kecil sampai saat ini... Anika memeluk Dewa dan Dewa menangis di pelukan Anika....Anika melihat tangan Dewa yang berdarah dan bengkak
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD