sakit mencintai...

1550 Words
Anika menangis cukup lama di kamarnya sedangkan Dewa pun kesal sudah berbuat kasar pada Anika " ternyata sakit mencintai seseorang..." kata Dewa dalam hati Dewa tidak bisa tidur semalaman, jam 1 malam Dewa ke kamar Anika melihat Anika udah tertidur dan masih terisak-isak, Dewa mendekati Anika dan mencium keningnya " maafin mas Anika, mas cinta kamu... Dewa lalu duduk di sofa kamar Anika dan tertidur disana, jam 6 Anika terbangun dan melihat Dewa tidur di sofa, Anika hanya menatap tajam pada Dewa lalu masuk ke kamar mandi, setelah siap Anika mengeringkan rambut nya duduk di depan meja riasnya, Dewa sudah bangun lalu mendekati dan duduk berlutut didepan Anika dan memegang kedua tangan Anika " mas minta maaf ya... Anika hanya diam dan air matanya mengalir, Dewa lalu menghapus air mata Anika " mas minta maaf, kata kata mas udah kasar sama kamu, mas percaya sama kamu Anika, Anika hanya diam dan berdiri meninggalkan Dewa, Anika bersiap dan pergi kerja. Anika udah mulai kuliah sambil bekerja dan semakin sibuk. Anika semakin sering pergi dengan pak Kevin untuk urusan pekerjaan. Anika semakin jarang bertemu dengan Dewa walau tinggal 1 rumah. Anika juga jarang menemui papa Haris dan ibunya. begitu berjalan kesibukan Anika selama 6 bulan dan Anika liburan semester genap selama hampir 2 bulan. selama kuliah pak Kevin tidak mengajak Anika kalau dinas keluar kota. pernikahan Anika dan Dewa juga sudah 8 bulan, Anika semakin menjauhi Dewa dan tidak bertemu dengan Arya dan hubungannya dengan pak Kevin semakin dekat pak Kevin sangat menjaga Anika dan sesekali membawa Anika makan malam dengan keluarga nya. Anika juga semakin nyaman dengan Kevin. malam ini Anika akan makan malam dengan Kevin. Anika udah pulang kerja dan sedang bersiap pergi.lalu Dewa mengetuk pintu kamar Anika " kamu mau pergi? " iya, Anika pulang telat, " kita semakin menjauh Anika..." kata Dewa tiba tiba " Anika nggak mau ngomongin itu, " kamu udah lelah Anika? kamu bahkan udah berjalan terlalu jauh saat mas belum melepas kamu Anika, bukan dengan mas aja, dengan papa, ibuk, dan lainnya. kamu memilih menjauh atau mas yang mendorong kamu pergi.... Anika hanya terdiam dan merasa sedikit bersalah mendengar ucapan Dewa " Anika mau pergi, Dewa mendekati Anika lalu mencium kening nya. Anika hanya diam di mobil saat bersama Kevin, Anika memikirkan Dewa saat ini. d**a nya sedikit sesak dan juga merasa bersalah pada Dewa. " maafin Anika mas Dewa... " ucap Anika dalam hati " kamu kenapa diam aja Anika? tanya Kevin " nggak papa mas... Anika pun pergi makan malam dengan Kevin di sebuah restoran mewah. " Minggu depan kita ke kota xx ya ada kerjaan disana, " baik pak " mas,.. " iya, mas " mas mau kita segera menikah setelah kamu lulus kuliah, " menikah mas? kenapa? " kenapa apanya? saya mungkin nggak pernah mengatakannya Anika, tapi harusnya dari sikap saya ke kamu, kamu ngerti, saya bukan anak remaja yang nembak cewek, kamu milik saya Anika, " tapi Anika nggak pantas mas, " saya cinta kamu Anika... saya akan nunggu kamu sampai kamu lulus kuliah dan kita nikah, papa dan keluarga mas udah setuju pak Kevin lalu bangun dan memakai kan kalung pada Anika, " bagus mas, tapi Anika nggak bisa Terima ini, " nggak ini untuk kamu, " makasih mas Kevin Anika dan pak Kevin menghabiskan malam dengan romantis, pak Kevin dan Anika lalu ke lantai paling atas gedung restoran itu, lalu Kevin dan Anika berciuman dan berpelukan lama sekali " rasanya mas ingin memiliki kamu secepatnya Anika, namun mas nggak akan merusak kamu, kamu akan jadi milik mas akhirnya, ini lah cara mas membuktikan cinta mas ke kamu...mas menahan diri mas, " Anika tau, makasih ya Anika lalu mencium dan memeluk Kevin.. Anika juga mulai mencintai pak Kevin, Anika mulai memikirkan untuk benar benar cerai dari Dewa Anika duduk dipangkuan Kevin dan Kevin terus memeluk dan mencium bibir dan leher Anika dan seakan tak ingin melepas Anikaa, mereka berdua sampai jam 1 malam dan akhirnya pak Kevin mengantar Anika pulang, " besok kamu mau kemana? " Anika mau makan siang sama ibuk dan papa Haris dan keluarga lain, " mas boleh ikut? " nggak usah lain kali aja ya " ya udah, ajak mereka ke tempat bagus, ini ATM untuk kamu, " nggak usah mas, " nggak papa sayang, kamu itu tanggung jawab mas.. " makasih, Anika menerimanya, hampir jam 2 Anika baru sampai dirumah. Anika membuka pintu pelan pelan dan terkejut lagi Dewa duduk diruang tamu. " mas Dewa Anika kaget tau... " Anika lalu jalan ke kamarnya. Dewa mengikuti Anika dan memeluk Anika dari belakang " lepas mas... " sebentar aja Anika, mas mohon Anika pun diam memberikan waktu pada Dewa. Dewa membalikkan tubuh Anika agar menghadap padanya. Dewa mencium kening Anika dan memeluknya lagi " sebentar aja Anika, mas sangat merindukan kamu bahkan saat kamu ada di hadapan mas... "lepasin... Anika lalu berbalik lagi akan ke kamarnya Dewa memeluk dan mencium kepala dan leher Anika dan Dewa mencium parfum laki laki di tubuh Anika. " baju kamu bau parfum laki laki, pak Kevin meluk kamu? dan kalung kamu, pak Kevin yang kasih? apa hubungan kamu sama pak Kevin Anika? " ah... ini mas Kevin kasih Anika... " mas? " Anika minta maaf mas Dewa tapi mas Kevin janji akan nikahin Anika setelah Anika lulus kuliah, " kamu udah tidur sama pak Kevin sampai pak Kevin janji gitu... " nggak, mas Kevin cinta sama Anika mas.. " dan kamu? " Anika belum yakin tapi Anika mau menikah dengan mas Kevin... tolong mas Dewa lepasin Anika ceraikan Anika mas, " kamu udah ngapain aja sama pak Kevin, jujur Anika...kamu udah tidur dengan pak Kevin? " nggak pak Kevin menjaga Anika, pak Kevin nggak akan merusak Anika mas, " lalu udah sampai mana? kenapa baju kamu bau parfum laki laki.. " Anika nggak mau jawab... mas Dewa, Anika mohon mas ceraikan Anika, Anika.... Dewa menangis dan terduduk mendengar ucapan Anika... " kenapa kamu mau cerai? apa yang udah kamu lakukan dengan pak Kevin, kamu udah menikah Anika ingat dosa... " makanya ceraikan Anika mas... Anika duduk didepan Dewa, Dewa lalu memegang kepala belakang Anika " kamu mau cerai? serahkan tubuh kamu sama mas sekarang dan mas akan ceraikan kamu, Anika lalu menolak tangan Dewa " dasar laki laki itu aja maunya... bisa melakukan seks tanpa cinta sama aja Anika jual diri... " iya jual diri kamu, tukar dengan kebebasan yang kamu inginkan... " Anika nggak mau, " lakukan apa yang udah kamu lakukan dengan pak Kevin pada mas, " Anika nggak mau " hanya mas yang berhak atas tubuh kamu Anika, kamu nggak takut dosa? Dewa mendekat kan wajahnya ke leher Anika dan mencium parfum laki laki " udah sejauh apa kamu dengan Kevin Anika!!! bentak Dewa sambil membanting barang barang yang ada didekatnya membuat Anika takut " jangan gini mas, ceraikan Anika.. tolong " bagaimana dengan janji mas pada mama dan ibuk...? " lepasin Anika, Anika,akan nikah dengan mas Kevin " jangan sebut nama dia Anika, mas udah cinta sama kamu, sakit Anika sakit.... d**a mas sesak membayangkan apa yang udah kamu lakukan dengan Kevin, kenapa Anika?" Dewa menangis dan berlutut didepan Anika... " serahkan tubuh kamu dengan mas tukar dengan kebebasan kamu. " Anika nggak mau, Anika nggak bisa " kenapa karena kamu udah serahkan ke Kevin? " kenapa kamu berubah seperti ini Anika? mas akan kasih apa aja ke kamu, mas cinta sama kamu Anika, kenapa mencintai bisa sesakit ini...mas selemah ini didepan kamu Anika... kita menikah udah 8 bulan dan kamu nggak anggap mas suami kamu dan kamu bermesraan dengan lelaki lain... Anika menangis dan duduk didepan Dewa yang menangis " maafin Anika mas... maafin Anika... " kenapa kamu nyakitin mas sampai seperti ini Anika? apa mas nggak pantas mendapat cinta kamu? hanya kata cerai yang kamu ucapkan untuk mas. apa mas kurang bersabar selama ini,? mas kasih kamu waktu untuk menerima mas, tapi kamu malah bermesraan dengan Kevin... apa kamu ingat sama mas dirumah yang menunggu kamu Anika? " Anika minta maaf mas... Anika rasa Anika udah mulai cinta sama mas Kevin " kalau kamu kasih mas kesempatan seperti kamu memberi Kevin kesempatan, mas akan buat kamu jatuh cinta sama mas, tapi kamu malah bermesraan dengan laki laki lain, mas ini suami kamu Anika ... Dewa menarik dan menurunkan kerah baju Anika dan melihat bekas merah di leher dan di d**a atas Anika. Anika lalu dengan cepat menutup nya " maafin Anika mas Anika nggak ngapa-ngapain... " ada tanda itu kamu bilang enggak ngapa ngapain? " hanya sebatas ini aja mas nggak lebih Dewa memukul lantai berkali kali dengan keras. Anika menangis semakin keras dan menahan tangan Dewa agar berhenti. dan Anika memeluk Dewa dengan erat... " udah mas... Anika minta maaf, Anika sumpah nggak lebih dari ini mas...maaf, jangan gini mas... Dewa masih menangis di pelukan Anika " kamu benar benar menginjak injak harga diri mas sebagai lelaki dan sebagai suami Anika... kamu wanita yang paling mas cinta menyakiti mas sampai seperti ini. mas menunggu kamu pulang sedang kan kamu bercinta dengan lelaki lain... " Anika minta maaf... " hanya maaf yang bisa kamu katakan, mas akan kasih kamu kesempatan untuk lepas dari mas, kamu harus menyerahkan diri kamu besok dan mas akan bebasin kamu, atau kita nggak akan pernah berpisah walau hidup saling membenci!!!! Dewa keluar dan membanting pintu kamar Anika.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD