Beep..beep..beep
Alarm dari smartphone Freya pun berbunyi
Sinar atahari mulai masuk ke dalam kamar Freya.
Freya pun melihat jam di kamarnya ternyata sudah jam 7.00
Ia pun segera bersiap dan segera turun untuk sarapan.
Sesampainya dibawah, ia pun langsung menuju ruang makan.
Seperti biasa papa dan mama sudah menunggu.
“Selamat pagi Freya.” ucap papa.
“Selamat pagi papa, pagi mama.” balas Freya.
“Pagi Freya.” balas mama sambil menyiapkan sarapan.
“Kalian jadi kan hari ini ke sekolah?” tanya papa
“Jadi pa, tapi sebelum ke sekolah, Freya mau temenin mama ke pasar dulu.” balas Freya.
“Iya mau beli makanan. Stock makanan kita udah mau abis. Abis dari pasar baru ke sekolah.” lanjut mama
“Oh baiklah, semoga kamu suka disini ya Freya.” ucap papa.
“Yuk kita sarapan, ntar papa terlambat.” kata mama
Akhirnya mereka pun sarapan.
Setelah selesai sarapan dan membereskan meja makannya, papa bersiap untuk berangkat, dan Freya menuju ruang tamu.
Papa pun pamit untuk berangkat kerja.
“...Kamu jadi ke sekolah hari ini…?”sebuah pesan masuk ke smartphonennya.
“Jadi dong, aku bersemangat sekali hari ini. Kalian kemana hari ini Vin?” balas Freya.
“Hari ini kami bertiga mau main di bukit yang kemarin Freya, nanti berkabar ya kalau ke sekolah.” balas Vivin.
“Iya, nanti aku kabarin ya.” ucap Freya.
“Yuk Freya,kita berangkat ke pasar. Biar ga kesiangan.” ajak mama.
Freya pun segera bangun dari tempat duduknya dan segera keluar rumah bersama mama.
“Pagi Freya, mau kemana sama mama pagi-pagi?” tanya Oma Boen dari depan teras rumahnya.
“Pagi Oma, mau temenin mama ke pasar terus Freya mau liat sekolah.” balas Freya.
Mama pun melambaikan tangan dan tersenyum kepada Oma Boen, dan Oma Boen pun membalas dengan lambaian tangan dan senyuman.
Dan mereka berdua pun segera berangkat menuju pasar.
Sesampainya di pasar, Freya bertemu dengan Om Wi.
“Hi Om Wi.” sapa Freya.
“Eh, hi Freya. Kamu sendiri?” tanya Om Wi.
“Ga ini sama mama om.” Blas Freya.
“Ma ini Om Wi, kemarin Freya juga ketemu sama Om Wi disini. Om Wi temen papanya Vik.” jelas Freya.
Mama pun menyapa Om Wi.
Setelah itu mereka mulai mencari stock makanan yang dibutuhkan buat dirumah.
Setalah mereka membeli apa yang dibutuhkan, mereka pun langsung menuju ke sekolah tempat Freya akan belajar nantinya.
Ditengah jalan Freya pun mengeluarkan smartphonenya dari dalam saku celananya dan mengirimkan pesan ke pada teman - temannya.
“Aku sudah mau ke sekolah ya teman - teman.” tulis Freya sambil berjalan.
Ia pun memasukan smartphone nya ke dalam saku.
Tak lama ia pun mengeluarkan smartphonennya dari dalam saku, dan melihat ada balasan pesan di smartphone nya.
“...Kita sama - sama kesana ya, sampai ketemu disana…” balas Vany.
Freya pun memasukan smartphonenya kembali ke dalam saku celananya.
Setibanya di sekolah, ia pun langsung bertemu dengan security sekolah.
“Maaf ibu, mau kemana ya?” tanya security.
“Kemarin suami saya sudah buat janji buat ketemu sama Miss Sally.” balas mama.
Dan mereka pun diantar oleh Security ke ruangan.
Setibanya diruangan mereka pun disambut langsung oleh Ibu sally.
Mereka pun membicarakan tentang sekolah.
Tak lama smartphone di saku celana Freya pun bergetar.
“...setelah selesai, kita ketemu di ruang bermain ya, kita semua sudah nunggu disini..” Pesan dari Vivin.
“Baiklah, setelah selesai mama ngobrol sama Miss Sally ya” balas Freya.
Kemudian Ia pun memasukan Smartphonenya ke dalam saku celananya.
Freya berbisik ke mama.
“Ma, masih lama?” tanya Freya.
“Kenapa Freya?” balas mama.
“Teman Freya sudah datang ma, mereka menunggu di ruang bermain.” balas Freya.
“Sebentar ya Freya, mama lagi bicara dulu sama Miss Sally ya.” ucap mama.
“Ada apa Freya?” tanya Miss Sally.
“Ga ada apa apa kok miss.” jawab Freya.
“Freya jadi kamu mau sekolah disini?” tanya mama
“Mau ma.” balas Freya dengan senang.
“Wah saya bahagia sekali melihat Freya begitu senang mau bersekolah disini.” ucap Miss Sally.
“Oh, Freya sudah kenal dengan anak murid disini?” tanya Miss Sally.
“Ada beberapa bu, memang selama ini saya main sama mereka.” jawab Freya.
“Siapa namanya?” tanya Miss Sally.
“Ada Vivin, Vik, sama Vany.” balas Freya.
“Oh saya tau mereka. Semoga kamu cocok ya sekolah disini. Karena kamu sudah punya teman.” Ucap Bu Sally sambil tersenyum.
Dan mereka pun melanjutkan percakapannya.
Setelah selesai, mereka pun pamit ke Miss Sally.
“Mama, boleh ga Freya ke ruang bermain?” tanya Freya
“Boleh, mama anter ya.” balas mama.
Mereka pun bergegas menuju ruang bermain.
Disana Vin, Vik, dan Vany sudah menunggu.
“Hai tante.” Sapa Vivin.
“Hai Vin, Hai Vany, Hai Vik.” sapa mama
“Nah Freya, mama pulang dulu ya. Mama mau siapin makanan, jangan terlalu sore ya pulangnya.” ucap mama.
“Iya ma.” balas Freya.
“Tante pulang dulu ya, salam buat mama kalian ya.” ucap mama.
“Iya tante.” jawab mereka serempak.
“Yuk kita main” ucap Vik.
“Yuuk.” ucap Vin, Vany dan Freya.
Mereka pun bermain di ruang bermain.
Saperti biasa, mereka menyempatkan diri untuk berfoto bersama.
“Eh, Freya, kita anter liat sekolah yuk.” ucap Vany.
“Wah, mau dong.” balas Freya.
Mereka pun meninggalkan ruang bermain dan mulai menyusuri sudut - sudut sekolah.
“Kalian mau kemana?” suara seorang pria dari kejauhan sambil menghampiri mereka.
“Kami ajak teman saya buat liat - liat ruangan di sekolah ini pak.” jawab Vivin.
“Oh gitu, gini ya, kalian boleh liat - liat ruangan di sekolah ini, tapi jangan berisik ya soalnya guru - guru sedang ada acara hari ini..” ucap security.
“Iya pak, tenang aja.” balas Vik
Mereka pun meninggalkan security tadi, dan mulai melihat - lihat ruangan kelas.
Mereka kemudian naik ke lantai diatasnya.
Dan mulai melihat - lihat ruangan kelasnya.
“Ini kelas aku Freya, disini nih.” tunjuk Vivin.
Freya pun mengintip ruangan dari jendela.
“Kalau keas Vany dan Vik adanya di lantai dasar, nanti kita liat ya.”jelas Vivin.
Freya pun mengangguk.
Freya pun terlihat kagum dengan sekolah barunya.
Mereka pun turun ke lantai dasar.
“Nah ini kelas Vany, ga jauh dari ruang bermain tadi kan.” jelas Vivin.
“Iya, ga terlalu jauh ya, ruangannya juga luas.” ucap Freya sambil mengintip ke dalam ruangan lewat jendela.
“Aku biasa duduk di baris depan yang disitu Freya.” ucap Vany sambil menunjuk bangku kosong yang berada di baris paling depan.
Freya pun melihat bangku yang ditunjuk Vany sambil menganggukan kepalanya.
Mereka pun berjalan melalui sebuah lorong yang besar.
“Ini ruang apa?” tanya Freya.
“Nah ini kantin, kamu harus coba makanan di kantin ini. Rasanya enak loh. Ga kalah sama makanan di restoran. Dan banyak variasi makanannya.” jawab Vik.
“Nanti kapan - kapan kita coba ya.” ucap Vivin.
Freya pun mengangguk sambil tersenyum.
“Nah sini - sini. Ini kelas aku nih.”ucap Vik
Mereka kemudian berlari menuju ruang kelas Vik.
“Itu bangku aku tuh.” ucap Vik sambil menunjuk bangku kosong.
Freya pun mengangguk sambil mengintip ruang kelas Vik dari balik jendela.
“Tapi, nanti begitu mulai sekolah, kelas kita akan di pindah, ke ruangan yang baru. Sesuai dengan tingkatannya. Sekarang sih kita belum tau dimana ruangan kita berikutnya.” ucap Vivin.
Setelah itu mereka pun meninggalkan kelas Vik, dan berjalan melalui lorong sekolah melewati ruangan Miss Sally.
Terdengar suara yang ramai dari ruangan yang berada di ujung lorong.
“Ini ruang guru Freya.” ucap Vivin sambil menunjuk ke arah ruangan tersebut.
Pintu pun dibuka.
“Eh, kalian. Lagi nagapain disini?”ucap seorang wanita sambil tersenyum.
“Bu guru, kami lagi ajak teman kami liat - liat sekolah ini miss.” jawab Vany sambil tersenyum.
“Murid baru ya? Siapa nama kamu?” tanya miss ke Freya sambil tersenyum.
“Iya miss, saya nanti masuk ke sekolah ini, nama saya Freya miss.” balas Freya.
“Hi Freya, salam kenal ya. Perkenalkan nama saya Susan. Kamu umur berapa Freya?” ucap Miss Susan.
“Saya 11 tahun miss.” balas Freya.
“Kalau begitu anak - anak ibu tinggal dulu ya. Freya semoga kamu suka dengan sekolah ini.” balas Miss Susan.
Miss Susan pun meninggalkan mereka.
Smartphone Freya pun bergetar.
Ia segera meraih dari dalam saku celananya.
“...Freya, sudah sore, pulang dulu…” tulis pesan yang masuk ke smartphone Freya.
“Teman - teman sudah waktunya aku pulang.” ucap Freya.
“Yuk kita juga pulang, udah sore.” ucap Vivin.
Mereka semua pun mengangguk.
Mereka pun keluar dari sekolah dan berjalan pulang.
Ditengah perjalanan pulang, Freya pun mengeluarkan smartphone dari saku celannya.
“Hari ini aku senang sekali loh, foto - foto kita banyak banget.” ucap Freya gembira sambil melihat - lihat isi galeri foto nya.
“Kirim dong fotonya. Aku juga mau liat.” ucap Vany
“Sebentar aku kirim ya.” ucap Freya sambil mengirimkan fotonya ke smartphone Vivin, vany, dan Vik.
“Iya, bagus ya.” ucap Vivin.
“Besok kita mau kemana?”tanya Freya.
“Besok kita ke bukit yuk.” balas Vany.
“Iya boleh, kita main - main di bukit.” balas Vivin.
“Besok aku ga bisa, karena papa ajak aku pergi mancing sama Om Wi.” ucap Vik sedih.
“Ya sudah kalau gitu besok kita bertiga di tempat biasa ya kumpulnya jam 8.00 ya.” ucap Vivin.
“Iya setuju.” balas Freya dan Vany serempak.
Akhirnya mereka pun berpisah dan menuju rumah masing - masing.
Saat Freya tiba dirumah, ia melihat mama sedang di ruang dapur.
Ia pun segera naik ke atas dan segera membersihkan dirinya.
Dan ia pun turun ke bawah dan menghampiri mama.
“Gimana menurut kamu Freya? Suka sama sekolahnya?” tanya mama.
“Suka sekali ma, tadi Freya diajak liat - liat kelas sama Vivin. Ternaya sekolahnya luas ma.” Balas Freya
“Kamu udah liat ada ruang apa aja Freya?” tanya mama
“Banyak ma.” balas Freya.
Dan terdengar suara mobil yang sedang berhenti.
“Nah papa pulang, mama mau siapin minum dulu buat papa ya.” ucap mama.
Mama pun mengambilkan segelas air.
Tak lama papa pun masuk ke dalam rumah.
Papa langsung masuk menuju kamar.
Kemudian setelah membersihkan diri dan berganti pakaian, papa pun keluar kamar dan menuju ruang makan dan bergabung dengan mama dan Freya di ruang makan.
“Gimana hari ini Freya?” tanya papa.
“Seru pa.” jawab Freya.
“Seru? Seru gimana Freya?” tanya papa kebingungan.
“Tadi dia sudah ketemu sama kepala sekolahnya pa. Dan dia sempat diajak liat - liat sekolah sama teman - temannya.” jelas mama
“Oh, bagus lah itu. Menurut mama gimana sekolahnya?” tanya papa
“Bagus sih pa, mama rasa Freya bakal suka sekolah disana.” balas mama.
“Freya kamu suka sekolah disana?” tanya papa.
“Suka sekali Pa. Freya mau cepet - cepet sekolah.” balas Freya bersemangat.
“Sabar ya Freya, kan belum mulai sekolahnya.” ucap papa sambil tertawa.
“Yuk kita makan, nanti keburu dingin makanannya, ga enak kaau udah dingin.”ucap mama.
Dan mereka menghabiskan makanan yang sudah dibuat mama.
Setelah itu, mereka pun membersihkan meja makan setelah itu, mereka pun membagi tugas, papa membuang sampah, Freya membantu mama cuci piring.
Setelah itu, mereka pun berkumpul di ruang keluarga dan mengobrol.
“Sudah malam, sudah waktunya tidur.” ucap mama
“Besok kamu ada acara Freya?” tanya mama.
“Aku besok sam ke bukit sama Vivin dan Vany ma.” balas Freya.
“Vik ga ikut Freya?” tanya mama.
“Ga ma besok Vik mau pergi sama papanya sama Om Wi juga.” balas Freya.
“Ati - ati ya mainnya besok.” ucap papa.
“Iya pa.” balas Freya.
Setelah itu, Freya pun naik keatas dan masuk ke kamarnya.
Ia kemudian merebahkan badannya diatas tempat tidurnya.
Hari ini Freya berasa sangat bahagia, karena bisa berseklah dengan teman - temannya.
Freya pun kemudian mulai memadamkan lampu dan menarik selimutnya.
Dan ia pun terlelap.
To be continue…