Satu bulan pun berlalu
Kini Freya sudah hampir mengetahui seluruh tempat tempat di kota ini.
Papa dan mama pun sudah hampir mengenal 90 persen dari orang - orang yang tinggal disini.
Hari ini Freya seperti biasa menemani mama pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari - hari.
“Freya, hari ini papa pulang lebih awal, kamu nanti kalau main jangan terlalu sore ya pulangnya.” ucap mama
“Iya ma, Freya mau ke perpustakaan sama Vivin ma.” balas Freya.
“Freya, sini - sini om punya titipan buat papa nih.” ucap Om Wi.
Freya dan mama pun menghampiri Om Wi.
“Apa itu Om Wi?” tanya Freya.
“Ini nih, ini jam tangan papa yang kemarin minta om benerin. Ini sudah bener jam nya.” ucap Om Wi sambil menyerahkan jam tangan papa ke Freya.
“Wah, terimakasih ya Pak Wi.” ucap mama.
“Ah, ga apa apa kok, pas kebetulan aja bengkel kosong, jadi bisa benerin jamnya. Kalau begitu saya tinggal ya. Masih ada keperluan lain buat di bengkel.” ucap Om Wi sambil meninggal kan mama dan Freya.
Dan akhirnya mama dan Freya pun selesai membeli semua kebutuhannya dan langsung berjalan pulang menuju ke rumah.
Sesampainya dirumah, mereka langsung membersihkan diri dan berganti pakaian.
“Freya, kamu ke perpustakaan jam berapa?” tanya mama.
“Jam 12 ma.” Balas Freya.
“Sebelum pergi kamu makan dulu ya. Mam udah siapain makanan buat kamu.” ucap mama.
“Iya ma.” Balas Freya.
Freya pun melihat jam di kamarnya.
“Baru jam 11, sebentar lagi baru makan.” ucapnya dalam hati.
Dan tak lama kemudian Freya pun turun, langsung menuju ruang makan.
“Nah, ini mama udah siapin makanan buat kamu, dimakan ya.” ucap mama.
“Iya ma.” ucap Freya.
Ia pun segera melahap makanannya.
Setelah selesai makan Freya pun pamit untuk bertemu Vivin.
Ia segera meninggalkan rumah dan menunggu di tempat biasa.
Sesampainya disana Vivin sudah menunggu.
“Hai Freya.” sapa Vivin.
“Hai Vin, yuk kita berangkat.” balas Freya.
Mereka berdua pun berangkat ke perpustakaan yang terletak di samping sekolah.
Setelah sampai, mereka pun masuk kedalam perpustakaan, dan melihat - lihat buku yang ada di dalam sana.
“Kamu cari buku apa?” bisik Vivin.
“Aku mau cari buku cerita nih, ada ga ya?” balas Freya sambil berbisik.
“Aku tau tempatnya. Sini.” ajak Vivin.
Mereka pun mengitari ruang perpustakaan.
“Ini nih, ini bagian buku cerita semua. Kamu pilih - pilih dulu ya, aku juga mau cari buku, nanti kita duduk sama - sama ya” ucap Vivin.
“Iya.” Balas Freya sambil melihat kumpulan buku di rak perpustakaan.
Setelah mencari - cari buku cerita yang menarik, Freya pun mengambil beberapa buku, ia mencari meja kosong di dalam ruang perpustakaan.
Tak lama kemudian Vivin pun menyusul.
“Wah, banyak juga buku yang kamu pilih.” ucap Vivin.
“Kayanya ini ceritanya menarik soalnya. Kamu ambil buku apa?” tanya Freya.
“Oh, ini sama buku cerita juga.” balas Vivin sambil menunjukan beberapa buku yang diambilnya.
Mereka kemudian mulai membaca buku - buku tersebut.
“Minggu depan kita udah mulai sekolah, kamu udah ada persiapan?” tanya Vivin.
“Hmm.. belum sih sebenernya. Kemarin mama baru ambil seragam di sekolah.” balas Freya.
“Ya udah, kalau gitu tenang aja. Masih ada waktu seminggu lagi.” ucap Vivin.
“Sebenernya aku gugup, walaupun aku sudah berkali - kali pindah sekolah, tapi perasaan gugup dan takut masih ada.” balas Freya
“Apa yang kamu takutin Freya?” tanya Vivin.
“Hmm..ya takut aja kalau misalnya sewaktu - waktu papa harus pindah cabang lagi. Kan artinya aku pun harus ikut pindah juga.” balas Freya.
“Iya juga sih…y udah kan kita ada sartphone, kita bisa tetep ngobrol kan. Yuk lanjut baca” ucap Vivin.
“Iya sih.” balas Freya
Mereka pun menghabiskan waktu sekitar 3 jam disana.
Tiba - tiba Freya merasakan pusing.
“Vin, kepala ku pusing” ucap Freya.
“Kamu sakit? Yuk kita pulang, aku anter ke rumah kamu ya.” ucap Vivin.
Freya pun mengangguk.
Mereka berdua mengembalikan buku ke rek buku di perpustakaan.
Tak lama mereka pun meninggalkan gedung perpustakaan.
“Kenapa kamu bisa pusing Freya?” tanya Vivin.
“Ga tau, tiba - tiba aja. Padahal tadi siang udah makan dan istirahat ku cukup.” balas Freya.
Mereka pun sampai di rumah Freya.
“Tante..tante..” teriak Vivin.
Tak lama mama pun keluar.
“Kenap Freya Vin?” tanya mama.
“Ga tau tante, tadi di perpustakaan Freya tiba - tiba bilang pusing, makanya langsung saya ajak pulang tante.” balas Vivin.
“Terimakasih ya Vin.” ucap mama sambil menggendong Freya.
“kamu mau masuk ga?” tanya mama.
“Ga apa apa tante, saya pulang ya.” balas Vivin.
“Salam buat mama sama papa ya VIn.” ucap mama.
Vivin mengangguk dan pamit.
Sementara itu, Freya dibawa naik ke kamarnya.
Ia pun direbakan di tempat tidurnya.
“Kamu ga apa - apa Freya? Kamu sakit?” ucap mama.
“Ga apa - apa kok ma cuma pusing aja, ga tau kenapa, tiba - tiba pusing.” balas Freya.
“Ya udah kamu istirahat ya. Mama mau telepon papa dulu.” ucap mama.
Tak lama mama menelpon papa menceritakan apa yang dialami Freya.
Dan setelah telepon papa mama duduk di samping Freya.
“Papa lagi jalan pulang Freya. Kamu masih pusing ga?” tanya mama.
“Masih ma, tapi ini udah mendingan ma.” balas Freya.
“Ya sudah kamu istirahat ya.” ucap mama.
“Iya ma” balas Freya.
Mama pun keluar kamar.
30 menit pun berlalu.
Terdengar suara papa yang baru sampai di rumah lagi ngobrol sama mama.
Papa pun segera masuk kamar Freya.
“Kamu kenapa sayang? Kamu sakit?” tanya papa.
“Ga kok pa, ga tau tadi tiba - tiba aja pusing.” balas Freya.
“Sekarang gimana masih pusing?” tanya papa.
“Udah ga pusing kok pa.” balas Freya.
“Kamu istirahat yang cukup ya.” ucap papa.
“Ini Freya, mama bawain makanan.” ucap mama sambil membawa naman yang berisi makanan.
“Mau makan sendiri apa di suapin?” tanya papa sambil tertawa.
“Mau sendiri dong pa.” balas Freya kesal.
“Udah lagi sakit masih aja di becandain, papa suka iseng ya.” ucap mama sambil tertawa.
“Papa tunggu disini ya. Kita sekalian makan bareng disini aja.” ucap mama.
“Iya boleh ma.” balas papa.
“Kalau gitu papa mandi dulu ya Freya, nanti papa kesini lagi.” ucap papa.
“Iya pa” ucap Freya.
Tak lama mereka bertiga pun makan bersama di kamar Freya.
Freya menceritakan pengalamannya hari ini ke perpustakaan yang ada di kota ini.
Mereka pun sambil menceritakan apa aja yang mereka alami satu hari ini.
Setelah selesai makan, papa dan mama pun meninggalkan Freya di kamarnya.
Dan Freya pun mengambil smartphonenya.
“...Freya, kamu gimana keadaanya?…”tanya Vivin.
“...Ga apa - apa kok Vin, udah mendingan…”balas Freya.
“...kamu kenapa bisa pusing Freya? Tadi Vivin cerita…”tanya Vany
“...Ga tau, tiba - tiba aja, padahal lagi asik -asiknya baca buku cerita…”balas Freya
“...Ya bagus deh kalau udah mendingan, Kalau ada apa - apa ceita ke kita aja ya…” ucap Vik.
“...ya udah kalau begitu, kamu sekarang istirahat ya...” ucap Vany.
“..Iya, kamu ist8irahat aja, besok kita baru main sama - sama lagi…” lanjut Vivin.
“...iya deh…” balas Freya.
Kemudian ia pun meletakan smartphonenya.
Ia pun berpikir apa yang terjadi tadi siang, kenapa bisa pusing tiba - tiba.
Tak lama ia pun mulai merasa mengantuk.
Kemudian ia pun mulai meredupkan lampu kamarnya.
Dan terlelap tidur.
To be continue…