Yiping Xie kembali pingsan

1026 Words
Kini hati Yiping Xie menjadi dingin dan pahit.  Pria itu menjulurkan telapak tangan untuk mencengkram lengannya dan menariknya kasar, tatapan mata kaisar Lee yang dingin seperti sedang melihat mangsa.  Susan Xie merasa lengannya kesakitan dan ia hampir ingin berteriak. Bagaimanpun dia hanya seorang wanita, tenaga nya jelas kalah kuat, sekuat apapun dia ingin melepaskan diri, tubuhnya tetap tak bisa bergerak.  Sekarang pria itu tepat ada di atas nya. Saat Susan Xie mengangkat kepalanya, sudut bibir pria itu tertarik ke atas, dia tersenyum menang, "aku ingin tahu, apa kau bisa bermulut besar lagi setelah ini." Jelas Susan Xie tak bisa menerima perlakuan dari pria itu, dia harus bisa mencari cara untuk lepas dari jeratannya, pria itu sepertinya benar-benar ingin mendorong nya ke lubang neraka, "dasar kaisar m***m!" Umpat Susan Xie dan seketika membuat wajah kaisar Lee berubah pias, "kau itu selain pengecut, otoriter dan m***m, ternyata juga tidak tahu malu." Lanjut Susan Xie dengan sengaja. Entah darimana dia mendapat kan seluruh keberaniannya, dia hanya berharap semua kata-katanya bisa menyentuh sedikit hati nurani pria itu.  Tapi tidak, nyatanya itu tidak berhasil, mungkin benar pria itu berhati iblis, dengan seringai yang mengerikan dia menarik paksa kain tipis penutup yang sejak tadi menutup tubuh Yiping Xie. Susan merasa terkejut dan hanya bisa membelalak kan matanya, tidak percaya pria itu akan melakukannya, apa malam ini hidupnya akan berakhir sampai di sini.  Kaisar Lee menahan napas saat melihat tubuh mulus tanpa sehelai benang itu, dia menelan ludah, dan aliran darahnya seolah mendidih.  Susan Xie segera menutupi bagian d**a nya dengan tangan, dia sangat malu di pandangi seperti itu, meskipun dia tidak tahu sedang ada di tubuh siapa saat ini. Sudut matanya perlahan basah, dia sangat takut sekaligus sedih, apa pria di hadapannya saat ini akan memperlakukannya dengan buruk?  "Apa anda sungguh tidak tahu malu? Anda mengatakan bahwa aku wanita jelek, tapi hendak berbuat begitu padaku?" Suara Susan Xie terdengar bergetar.  "Menurutmu, apa yang akan ku lakukan? Apa kau lupa, kita sudah menikah satu bulan yang lalu, aku hanya ingin meminta hak ku, apa itu salah?"  Sambil berkata, kelopak matanya melebar, senyum dinginnya terlihat kaku, bagai siluman yang siap menerkam mangsa. Sangat menakutkan.  "Anda tidak akan melakukan hal itu kan?" Mata Susan Xie kembali berkaca-kaca, dia benar-benar ketakutan sekarang, dia tidak bisa tertawa lepas lagi seperti tadi.  Pria ini tidak memiliki hati dan sangat berbahaya, dia terlihat seperti iblis yang tak punya belas kasihan, bahkan sekarang dia tertawa seperti orang sakit jiwa. Susan Xie belum pernah bertemu orang seperti ini sebelum nya. Entah dia sedang ada dimana saat ini? Jika ini benar mimpi, ini mimpi yang menakutkan dan sangat nyata, yang tidak pernah ia sangka sebelumnya.  Pria itu menatapnya tanpa iba, manik hitamnya seperti lubang hitam yang hendak menelan seluruh perasaanya. Tubuh Susan Xie yang ada di bawah kunjungannya makin gemetar.  Kaisar Lee dapat merasakan ketakutan yang derita Susan Xie melalui matanya, dan itu menimbulkan rasa senang di hatinya. Dengan sedikit gerakan dia menekan tubuh tak berdaya di bawahnya.  Susan Xie hanya bisa mengigit bibirnya dan memejamkan matanya erat-erat. Karena tubuhnya di timpa, dia tidak bisa bergerak. Dia sedang merasakan penyiksaan dari pria yang mengaku dirinya sebagai kaisar. Tapi bagi Susan Xie, mungkin pria ini sudah gila.  Dia bilang, mereka sudah menikah sejak satu bulan yang lalu, tapi satu detik pun, Susan merasa tak ingat apapun.  Kaisar Lee mendekati wajahnya dan seolah sedang memberikan perintah, "Apakah kau tahu aku ini siapa? Aku ini seorang Kaisar, Kaisar Lee yang mulia, jika tak ingin membuat ku marah, jangan berpura-pura lagi."  Tiba-tiba Susan Xie membuka matanya yang masih di liputi dengan ketakutan, namun dia malah mendapati pria itu tertawa mengejek.  "Dasar wanita jelek, kau pikir aku ingin melakukan apa padamu, kau pikir aku sungguhan tertarik padamu? Aku bisa mendapatkan wanita manapun yang aku mau,kenapa aku harus dengan mu?"  Kemudian dengan pandangan mata yang seolah di penuhi rasa dendam, kaisar Lee kembali menekan tubuh Susan Xie sedikit lebih keras. "Aaa...." Seiring dengan teriakan histeris dari Susan Xie, pria yang bagaikan iblis itu pun tersenyum dingin.  Sakit, rasa sakit menyelimuti tubuh nya,ternyata benar, pria ini tak pernah main-main dengan ucapannya, dia sungguh tak berperasaan.  Kini, air matanya tak lagi tergenang, tapi sudah jatuh luruh membasahi pipinya, Susan Xie tidak menyangka jika akan mengalami hal seperti ini, pria ini sungguh kejam.  Dia menggigit selimut yang terbuat sutra itu, dahinya mulai berkeringat, Kaisar Lee yang melihat nya memejamkan mata menahan kesakitannya, lagi-lagi tersenyum dingin. "Sekarang kau sudah tahu kan, bagaimana rasa nya sakit?" Kaisar Lee mendengus, dia ingin wanita itu menderita di sisa hidupnya karena telah berani menyinggung nya. "Aaa... Jangan," Susan Xie membuka mata, pandangannya seperti anak kecil yang tersesat dan sedang mencari orang tuanya, tatapan mata penuh ketakutan itu membuat kaisar Lee sedikit canggung. Kemudian dia memejamkan matanya kembali, tubuhnya yang tegang menjadi lemas. Kaisar Lee pun berhenti, dia menatap wanita itu dengan dingin, kemudian meletakkan telunjuk nya di dekat hidung wanita itu, napasnya sangat samar, sudah pingsan.  Dia melirik dahi dan mata yang tertutup, tidak di pungkiri, mata wanita itu sangat indah seperti mata air yang begitu jernih, tapi mata yang indah itu mungkin menyimpan siasat busuk yang susah di tebak. Kaisar Lee teringat kata-kata pedas yang sejak tadi di lontarkan wanita itu, dan itu yang membuatnya merasa tidak nyaman sehingga ia murka.  Pandangannya pun terjatuh pada tubuh polos yang seputih salju, dia bukan lah pria tidak normal yang tidak mungkin tertarik, namun karena harga diri yang tinggi, dia jadi suka bersikap sebalik nya. Dia tidak melakukan apapun pada wanita itu, dia hanya menekan tubuh nya, hanya bermaksud menakut-nakuti. Dia tidak akan melakukan hal itu dengan wanita yang tidak di cintai nya.  Dia bangkit berdiri, dan segera menutupi tubuh itu dengan selimut, sebelum hasrat nya mendorong nya untuk melakukan lebih, sebenarnya tidak masalah jika ia menginginkan wanita itu, bukankah wanita itu juga istrinya? Dia jadi kembali teringat akan mendiang ayah nya, yang tiba-tiba menyuruh nya menikahi wanita itu?  Jika ayah nya tidak mengancam nya untuk tidak memberikan gelar kaisar pada nya setelah kepergiannya, Kaisar Lee tidak akan menikahi wanita ini. Dia sudah cukup repot dengan memiliki satu ratu dan dua selir, kenapa harus di tambah satu lagi wanita menyebalkan ini?  Jadi siapa sebenarnya siapa wanita ini? Bersambung
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD