Part dua satu lho yaaaaaaa??? (21+) Anton terdiam tatkala Parmi baru saja menepis tangannya. Ada raut kecewa, namun ia sadar. Luka yang selama ini ia berikan untuk istrinya begitu dalam, jadi wajar saja jika Parmi memperlakukannya seperti ini. Bahkan Parmi harusnya memperlakukannya lebih buruk lagi. Dan itu akan ia terima dengan lapang d**a. Dua orang perawat masuk, mereka tersenyum kepada bu Rasti dan pak Andi juga Parni, Lalu berjalan menghampiri Parmi. "Alhamdulillah ibu sudah siuman!" Sapa ramah perawat yang bertubuh tinggi langsing kepada Parmi. "Siluman apa, Sus? Saya bukan siluman." Parmi menggelengkan kepalanya tidak terima. "Bukan siluman, Bu. Tapi siuman." Perawat di sampingnya membetulkan perkataan temannya. "Maksud kami, Alhamdulillah ibu sudah sadar." "Oh, begitu. Sa

