AWAL KEHANCURAN

596 Words
*** Eldrian yang tak terima diputuskan oleh Adelia menghabiskan malamnya dengan mabuk-mabukan dan tidur berganti-ganti wanita. sepanjang hari frustrasi berat hari-harinya berantakan. Saat pesta kelulusan dirayakan meriah di kampus Adelia dan Dante sangat menikmatinya jauh berbeda dengan Eldrian. Sengaja pertunangan Adelia dan Dante diadakan pekan depan karena kuliah mereka telah selesai. hingga bila lanjut ke tahap pernikahan keduanya sudah lulus dengan dinilai tinggi. "Selamat Chef Adelia" "Selamat juga untukmu Dante" "merayakan kelulusan kita aku ingin mentraktirmu kopi" "dengan senang hati Dante" *** STAR COFFEE SHOP "kau mau minum apa akan kupesan?" tanya Dante "Ice Coffee Latte no sugar" "tunggulah disini" Dante menghampiri barista yang tak lain adalah sepupunya. Dia Sean Marcus Alexander seorang Dokter spesialis penyakit dalam hobinya meracik kopi. disela-sela kesibukannya waktu luang disempatkan belajar meracik kopi. Dokter muda berbakat lulusan terbaik. Sean baru kembali dari luar negeri kini bekerja di rumah sakit dibawah naungan Axan Grup. pesona Sean tidak jauh berbeda dengan Dante tak sedikit gadis-gadis mencoba mendekatinya. perbedaan Sean dan Dante adalah Sean selalu hangat ramah pada siapapun sering kali kebaikanya membuat orang salah paham. "Hai sepupu" "Sean buatkan kopi yang terenak untukku dan Adelia" "Adelia?" Sean melebarkan mata mencari sosok Adelia menebak-nebak sembarang gadis yang berkunjung sore ini Dante lalu menunjuk pada gadis berambut kecoklatan memakai dress merah muda. "bidadari itu bernama Adelia" senyum lebar dibibir Sean "jaga sikapmu dia calon iparmu" "apa!!!!" "buatkan kopi untuk calon iparmu" Dante tersenyum sumringah menggoda Sean yang murung. "kakak ipar Ice Coffee Latte pesananmu spesial pakai cinta, ini espresso untuk balok es" Adelia membatu dipanggil kakak ipar oleh pria asing yang perawakannya sekilas mirip Dante. "kakak ipar?" "oohh kenalkan aku Sean Alexander saudara sepupu B A L O K ES" Adelia terkekeh mendengar sebutan balok es, Dante melotot kepadanya. "terima kasih Sean aku Jasmine Adelia panggil saja Adel" "Dia dokter yang mengobati saat kau pingsan" jelas Dante "benarkah?" Adelia mengkatup bibir dengan kedua tangannya "maaf dokter Sean telah merepotkanmu" "aku senang bisa membantu kakak ipar" "jangan panggil aku ipar Sean, aku dan sepupu baru akan bertunangan tiga hari lagi" "baik aku akan memanggilmu BIDADARI" "DOKTER SEAN MARCUS izin praktekmu aku copot" Dante mulai jengah Sean terus menggoda Adel. "lihat kakak ipar calon suamimu kejam sekali" "Dante...." tegur Adel membuat Sean besar kepala. "SEAN!!!" bentak Dante "sepertinya pasienku sudah menanti aku pamit kakak ipar nikmati kopimu" *** Ting! "F**k s**t!!!" "aarrggghhh!!!!" Eldrian membanting ponselnya hingga terbelah. Adelia kembali bekerja di Diamond Resto pengunjung lebih ramai dari biasanya memaksakan mereka buka lebih lama. hampir larut malam semua staf dan pelayan restoran bekemas. "Nona apa kau akan menyetir sendiri larut malam begini sangat bahaya, jarak Puri cukup jauh memakan waktu 2 jam lebih" tanya asisten koki "jangan mengkhawatirkanku Viona" "atau aku dan Riri menemanimu pulang ke puri?" tawar Viona "kalau kau ikut aku ke Puri siapa yang menjaga adikmu?" "itu nona" Viona salah tingkah telah memberi masukan yang sulit dia wujudkan adiknya yang berumur 10 tahun seorang diri dirumah mereka yatim piatu Viona tulang punggung. dilema tak membuatnya menyerah. "aku bisa meminta bibi tetangga menjaganya sementara waktu" Viona mengeluarkan ponselnya "jangan mengorbankan adik demi aku Viona pulanglah, setelah aku mengecek beberapa bahan aku juga aku pulang" "tapi nona___" "pulang Viona sebentar lagi bus terakhir lewat apa kau mau menginap menjaga restoran kita" "aku pamit nona hati-hati mengemudi" langkah Viona melambat firasat buruk menyerang seperti akan terjadi sesuatu. Adelia kembali ke dapur memeriksa ketersediaan bahan yang tersisa besok restoran tutup karena hari pertunangannya. selesai memastikan semua bahan aman dia bergegas mengunci pintu restoran. tiba-tiba dari arah belakang ada yang membekapnya memaksa masuk kedalam sebuah mobil. "Eldrian" mata Adelia membelalak
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD