Delapan belas

1690 Words

Jika Ratu Intan Wijaya Kusuma berpikir bahwa Prabu Damar Anggabaya, sang gebetan ganteng sekaligus supervisornya akan mengajak kencan ke tempat romantis semisal kafe bernuansa bunga mawar atau penuh boneka beruang, maka dia salah besar. Kenyataan di depan mata menunjukkan kebalikannya. Setelah hari sebelumnya dia diajak kencan anti mainstream alias makan somay dan batagor di kantin SMANSA JUARA tempat mereka pernah menimba ilmu bertahun-tahun lalu dengan tambahan bonus hidung bocor, kali ini bos tampan berwajah bak anak SMA itu dengan santai mengajaknya makan cilok di pinggir taman tak jauh dari salon Alisia DeKiss berada. Tak disangka, bos dan sobat karibnya benar-benar satu frekuensi, punya niatan sama, membelikan gadis itu semangkok penganan mirip bakso dan kemudian menikmatinya seray

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD