Tiga puluh dua

1520 Words

Hingga waktu menunjukkan lewat pukul sepuluh, Ratu Intan Wijaya Kusuma masih hilir mudik dalam rumah kontrakannya yang amat sempit itu. Sewaktu Putri selesai makan, Ratu hanya menyuruh sang adik tiri agar membawa mangkuk dan cangkir bekas dia makan ke dapur. Untunglah Putri sudah menandaskan mie instan buatan Ratu karena tak lama kemudian, Ramli menunjukkan gelagat hendak buang air besar. Karena itu juga, Ratu kemudian meminta Putri untuk maklum. Rumah yang amat minimalis tersebut tidak dapat menyembunyikan apa pun, termasuk aroma kurang enak yang keluar dari tubuh sang ayah ketika buang hajat. Putri yang kikuk, kemudian berinisiatif ikut membantu Ratu yang sudah siap menggendong sang ayah menuju kamar mandi. Hanya saja, tindakannya terhenti sebab Ratu memintanya duduk saja di kamar gadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD