Dua puluh tiga

2504 Words

Ratu melangkah pelan memasuki kamar rawat kelas tiga klinik Gita Rosita. Ada enam bed di sana, pasiennya campuran antara laki-laki dan perempuan, dipisah oleh sekat yang terbuat dari kain berwarna biru langit, mirip gorden dengan rel yang membuat pembatas tersebut kemudian menutupi pasien bila menginginkan ruang pribadi, walau sebenarnya, tidak akan ada privacy karena penghuni ranjang sebelah masih bisa tahu apa yang tetangga mereka lakukan, minimal dari suara jika mereka berbicara. Ketika masuk, Prabu Damar Anggabaya mendapati bahwa hanya ada tiga ranjang yang terisi. Ia langsung mengenali tempat tidur Ramli, selain karena tirai pelindungnya terbuka, dia bisa melihat tas kulit milik Ratu serta botol minum plastik warna merah muda yang amat mencolok karena ditempeli stiker "Ratu Cantik S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD