Dua puluh tujuh

1160 Words

Entah mengapa, Indira Putri Waluyo yang senantiasa mampir ke gedung Pancabuwana International kemudian menyadari kehadiran seseorang yang sejak seminggu terakhir mengganggu pemandangan matanya. Tidak peduli sang model cantik kemudian mengelabui indera penglihatannya dengan menggunakan kaca mata gelap merk ternama yang dia yakin tidak akan bisa dibeli oleh saudara tirinya yang amat centil, kecuali wanita rambut kemoceng itu mengangkat rok dan menerima belas kasih dari pria-pria gila s**********n yang akan membayar jasanya dengan setumpuk uang. Selain dari itu, mustahil Ratu Intan Wijaya Kusuma dapat membeli apa saja yang dia mau. Huh, wong duit aja masih minta ama Papa. Dasar p***k sialan. Nggak emak nggak anak, sama aja ngabisin harta orang tua gue. Sayang, setebal apa pun kacamata mahal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD