Merpati dan Abinaya 2

1326 Words

Ayah, Di mana kedamaian berada? *** Ifa kesal oleh kalimat terang-terangan Abifata yang disertai tatapan merendahkannya. Namun ia lebih terkejut saat Bintang membelakangi Abifata sehingga menutupi Ifa darinya. "T-tuan...!" panggilnya pelan. "Aku tidak ingin kau mendengar percakapan kami. Di sana, temui Uma atau kau bisa mendekat kepada Ayu dan Aya," tunjuk Bintang atas keberadaan ibunya serta kedua saudari Ifa yang berbeda tempat. Meski Ifa ingin membuat perhitungan dengan teman bicara suaminya, Ifa tentu saja memilih menuruti Bintang dan menyingkir segera. Abifata tak punya filter di mulut, mungkin juga otaknya. Tinggal lebih lama hanya akan membuat sakit telinga Ifa. Abifata lebih terang-terangan daripada Ayu Bakrie atau Nyonya Naraya sekalipun. Pantas saja Bintang katakan dia calon

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD