Penyu 2

1158 Words

Bintang, Keindahan itu dirimu. *** Ifa bangun dalam pelukan suaminya. Sungguh, Ifa memang dibuai malam dan Bintang. Senyumnya mengembang tak tertahankan. Inginnya Ifa lama, selamanya dalam puncak kebahagiaan ini. Ia ingin sekali terbang dan memberitahu setiap sudut dunia, kepada seluruh makhluk yang hidup di mana saja mereka berada, bahwa Bintang miliknya. Ifa tak ingin beranjak, tapi segera suara azan akan menggantikan lantunan selawat yang terdengar. Ifa sepenuh hati berbisik di telinga suaminya. “Sayang,” panggilnya malu. Kelopak mata Bintang bergerak, tapi belum membuka. “Bangunlah, Bintang,” panggilnya lagi, masih dengan rasa malu yang sangat besar. Bintang membuka mata, mengerjap beberapa saat mengenali dunia dan sekitarnya. “Selamat pagi,” sapa Ifa manis. Bintang meren

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD