Sisi lain dirinya 2

1188 Words

Ayah, Aku ... takut. Sangat. *** Ifa berdebar. Sangat. Takut yang juga teramat sangat dirasakannya. Sepanjang dirinya bersiap berganti pakaian dan membawa persiapan. Ifa diam fokus pada pergerakan bayinya. Meskipun tubuhnya dalam dekapan sang suami, Ifa tak bisa menghalau pikiran-pikiran jauh yang berkelabat. “Jangan diam saja. Kau akan memikirkan hal-hal buruk,” kata Bintang sambil hati-hati membawa Ifa menuruni tangga. “Itu memang yang setiap hari singgah di pikiran saya,” balas Ifa apa adanya. Semenjak hamil ia tersudut tugas sebagai istri dan kodratnya. “Kau akan baik-baik saja.” Sejak tadi Bintang terus mengatakan hal itu. Ifa akan baik-baik saja. Ucap suaminya serupa doa. “Ifa kenapa?” tanya suara lain di belakang mereka. “Mungkin akan melahirkan,” jawab Bintang berbalik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD