Bintang, Aku sedang tidak menyukaimu. *** Ifa berkerut kening. Tidurnya terganggu oleh suara ketukan di pintu. Ifa menajamkan telinga sebelum membuka mata, suara itu terdengar lagi. Ifa membuka mata, melihat arah suara terdengar, Ifa juga menemukan Bintang sedang duduk dalam salat di atas sajadah kemudian bersujud. “Abati biasanya bangun, Nini.” Suara Khumaira terdengar kecil. Ketukan pintu lalu terdengar lagi. “Ummi!” panggilnya lagi. “Sebentar,” sahut Ifa serak, melangkah ke pintu. Ketika pintu dibuka ia menemukan Nyonya Rani dalam gaun tidurnya berikut pula Khumaira yang terjaga di atas kakinya sendiri. Putri Ifa tersenyum begitu saja sementara ibu mertuanya terlihat masih berbekas tidur. “Dia terbangun dan ingin bertemu kalian,” jelas Nyonya Rani mengeratkan jubah tidurnya. “K

