Sumber Energi

1643 Words

Ayah, Aku harus menemukannya. Kurasa aku membutuhkan itu untuk hatiku. *** Bintang menyadari wajah Ifa yang berubah pucat dan tubuhnya yang kaku. Istrinya juga sempat melamun ketika sedang mencuci tangan sehingga Ifa hanya menadah air tanpa membersihkan jemarinya. Bintang ikut berdiri di sisi Ifa. Ia membasuh dan menggosok jemari kemerahan istrinya yang lentik dengan merata. “T-tuan...!” seru Ifa tersadar dari lamunan. “Jarimu memang tidak cocok dikotori.” Bintang mengeluarkan sapu tangan dari kantong celananya dan menyeka tangan basah Ifa. “Sejak dari kamar aku berniat memberi makan burung-burung. Jadi, aku sengaja membawa sapu tangan. “ Ifa menatap pria yang jadi suaminya. Tuan Abimayu mungkin benar tentang Bintang. Perlakuan yang Ifa terima darinya sangat baik. Ia tak bisa memba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD