Bahagia 4

1284 Words

Bintang, Akhirnya, aku mencintaimu. *** Ifa sedang sujud dalam salatnya saat pintu kamar terbuka. Meski bukan sengaja, Ifa seolah yakin itu suaminya. Ifa meneruskan gerakan salat hingga salam. Suara helaan napas panjang dikeluarkan Bintang, entah apa, tapi apa pun itu tak berjalan sesuai prediksi suaminya. “Sudah salat?” tanya Ifa mendekati suaminya yang duduk di tepi tempat tidur. Bintang meraup wajahnya. Senyum kecil yang lemah tertarik mau tak mau. “Aku rindu padamu.” Ifa mengangguk. “Aku pun. Satu jam lebih kau pergi membuatku sangat khawatir.” "Sudah Subuh?" "Baru sunah sebelumnya saja." Bintang bangkit, “Aku wudu dulu.” Ifa memperhatikan suaminya melepas jaket lalu masuk kamar mandi. Kemudian Ifa menghamparkan sajadah lain di depan sajadahnya sendiri. Entah demi apa, B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD