Layla melihat Niko aneh, pria itu sudah menyambutnya di depan rumah makan diiringi senyuman manisnya. Langkahnya melambat ketika Niko mendekati dirinya, Layla berusaha menyingkir barangkali Niko ingin menghampiri seseorang di belakangnya namun tidak. Niko berdiri tepat di depannya masih mempertahankan senyumannya. "Emm kak?" "Saya sudah nungguin kamu dari tadi" "Kenapa?" "Ikut saya" ucapnya sembari menarik tangan Layla lembut. Layla menahan tarikan Niko dan melepaskan cekalan di tangannya, "maaf kak, nggak perlu narik" Niko mengangkat tangannya dan meminta maaf, "saya sudah meminta izin ke ibu Kira" "Minta izin?" Niko mengangguk, "saya mau kamu temani saya" "Kemana?" "Toko buku, temani saya membeli buku buat referensi skripsi saya. Dan kamu nggak perlu khawatir tentang tip kamu"

