Kini, dalam ruangan itu hanya ada para anggota organisasi We Are Earth dan para pihak atasan organisasi yang masih terhubung dengan sambungan pada mereka.
Setelah para pejabat dan Nabda keluar dari ruangan tersebut, Matt kembali duduk ke atas kursi miliknya dengan cukup keras. Ia menunduk dan mencoba mengoptimalkan nafasnya yang mulai terasa sesak, wajah pucatnya tidak dapat tersembunyikan lagi sehingga para anggota lain mengetahui bahwa saat ini lelaki itu tengah berjuang melawan traumanya.
Samuel yang memang berprofesi sebagai seorang dokter, sekaligus orang yang pernah membantu Matt mengatasi traumanya itu berusaha menenangkan lelaki itu. Ia menepuk pelan bahu Matthew dengan pelan, sehingga lelaki itu mengangkat wajahnya dan menatap padanya. “Good Job!” Ucap Samule memberikan sebuah pujian pada Matt atas apa yang telah ia lakukan tadi.
“Apa yang kau ketahui dari mereka Matt?” Pertanyaan dari Yahmar itu membuat seluruh anggota W.A.E menatap pada sang Presiden yang menghampiri anggota organisasi W.A.E yang menjabat sebagai ketua dari Devisi Information system itu.
Matt terdiam mengambil napas yang lumayan dalam dan kembali mengangkat kepalanya untuk menatap Yahmar yang kini menunggu penjelasan darinya. “Banyak hal, aku mengetahui apa saja yang telah mereka lakukan dengan uang negara, dan bagaimana mereka mengizinkan perusahaan ilegal untuk tetap eksis secara terselubung. Mereka juga memberikan akses pada perusahaan-perusahaan itu agar terlepas dari jeratan hukum negara maupun internasional.” Matt menjawabnya dengan jujur, ia benar-benar mengetahui semua itu dan memiliki bukti yang konkret.
“Jadi kau mengetahui semua itu karena dirimu juga ikut andil kedalam kegiatan tersebut, bukan begitu Matt?” Yahmar bertanya, seolah-olah ia menyerang Matt dengan pertanyaan tersebut. Karena Yahmar yakin ada hal lain yang disembunyikan oleh Matt darinya maupun para anggota W.A.E. Itu terlihat dari bagaimana santainya Matt menatap para pejabat tersebut, seakan ia sudah mengenal mereka semua dengan baik. Meskipun sudah Matt jelaskan bahwa pejabat-pejabat itu membantu perusahaan-perusahaan ilegal yang berarti Eerste een company juga masuk kedalamnya.
James cukup terkejut dengan pertanyaan yang Yahmar tujukan pada Matt, ia merasa bahwa sahabatnya tersebut mulai tidak mempercayai Matthew dan bahkan ia terlihat mencurigainya kembali. “Kenapa kau begitu mencurigainya Yahmar? Bukankah dia sudah berada di pihak kita? Dan selama…”
“Ayolah James! Jangan selalu berada di pihaknya, kita semua sudah tahu bahwa dia adalah orang yang menghancurkan markas W.A.E dulu!” Yahmar melirik pada James dan memotong ucapan James yang menegurnya, ia mengatakan semua itu karena ia merasa bahwa Matt masih menyembunyikan sesuatu dan terus berlindung di balik sosok James yang akan membelanya.
“Dia tidak melakukan kejahatan itu Yahmar, dia cukup menderita saat berada di bawah Eerste een company!” James kembali menjelaskan apa hal yang Matt rasakan saat berada di dalam perusahaan ilegal itu pada Yahmar. Sementara lelaki itu tidak bisa berbicara apapun, ia masih terdiam dengan wajah yang ia tundukkan. Berpikir apakah dirinya harus mengatakan semua hal yang terjadi pada dirinya di masalalu sehingga Yahmar dapat mempercayainya?
“Dia menderita? Tetapi yang dia lakukan adalah menjatuhkan bom pada kita semua?! Kurasa pihak Eerste een company yang berhasil menyusup beberapa waktu yang lalu juga karena ulahnya! Come on James! Apa dia telah mencuci otakmu agar kau selalu berada di pihaknya?” Nada bicara Yahmar mulai meninggi, Luis yang mendengar hal itu pun berusaha untuk menenangkan Yahmar karena dalam situasi seperti ini hal tersebut seharusnya tidak terjadi. Mereka semua satu tim sekarang, dan masalah kepercayaan ini harus di selesaikan secara baik-baik.
“Yahmar! Tenanglah… Kita masih berada dalam misi, selesaikan ini semua secara baik!” Luis menahan Yahmar agar tidak mendekat pada James dan tidak melakukan kekerasan karena ia sempat meremas kerah dari James.
“Apa yang membuat ayahmu dan aku saling mengenal… Itulah hal yang ingin kau ketahui bukan?” Mereka semua terdiam ketika Matthew mengangkat kepalanya untuk menatap Yahmar dan mulai berbicara. Yahmar tidak menjawabnya, ia hanya terdiam menunggu sama seperti anggota yang lain. “Tetapi setelah aku memberitahukan ini pada kalian, kumohon… Percaya padaku! Karena aku tidak mungkin berada di pihak mereka.” Matt memohon kepada mereka semua untuk mempercayainya, sedangkan James yang berada di sampingnya merasa bahwa hal ini akan sangat berat bagi Matt jika ia harus membuka seluruh masa lalunya di hadapan para anggota W.A.E.
Yahmar mendecih dan menjauhkan tangan Luis dari pundaknya, ia menatap pada Matt dengan sangat serius, “Apa jaminanmu?” Tanyanya menginginkan sebuah jaminan dari Matt.
“Masa laluku.” Jawab Matt dengan sangat yakin. Yahmar akhornya menyetujui itu meskipun ia belum percaya sepenuhnya pada Matt. Tetapi Matt bukanlah orang gila yang akan mengangkat senjatanya untuk satu lawan delapan orang termasuk dirinya.
“Kecurigaanmu benar Yahmar, Aku mengenal Ayahmu… Begitu juga dia yang mengetahui siapa aku. Aku adalah Alexander Matthew seorang b***k dari perusahaan ilegal, Eerste een company, yang akan melayani siapapun dari pihak pemerintah sebagai imbalan atas pembebasan perusahaan atau sebagai alat transaksi yang populer untuk mereka.” Tangan kanan Matt bergetar ketika ia menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang b***k, dan suaranya bergetar ketika ia mengakui bahwa dirinya akan melayani pihak pemerintah. Tidak ada seorangpun yang bicara menyelanya, ketika mereka merasa bahwa ucapan yang Matt ucapkan belum selesai. “Dan Ayahmu adalah salah satu orang yang sering menggunakan jasa ku.” Terkejut, tentu itu yang dirasakan oleh mereka semua termasuk Yahmar.
“Jasa apa yang kau berikan padanya?” Dengan suara yang sedikit menggeram, Yahmar kembali bertanya pada Matt. Ia ingin mengetahui semuanya tanpa terkecuali. Tetapi sepertinya Matt enggan untuk membicarakan itu, karena ia hanya menggelengkan kepalanya dan berdiri dari tempatnya tersebut.
“Kita di sini bukan untuk membahas itu, Yahmar. Ada hal yang harus kita selesaikan, dan jika kau benar-benar ingin mengetahuinya. Tidakah sebaiknya kau bertanya padanya?” Matt menghampiri Yahmar dan menepuk bahunya, kemudian ia hendak pergi meninggalkan ruangan tersebut. Tetapi Yahmar yang tidak sabar lebih memilih untuk memaksa Matt mengatakan semuanya.
“Kau bisa menjawabku sekarang, Matt!” Gantara, Luis dan Samuel menahan tubuh Yahmar yang telah mendorong Matt hingga tersungkur dan meremas kerah baju lelaki tersebut. Sementara Bima, Rio dan James membantu Matt untuk kembali berdiri dari jatuhnya. James segera membawa Matt pergi dari ruangan tersebut ketika Bima memberikan perintah padanya, karena mereka berpikir kondisi saat ini sangat tidak memungkinkan untuk keduanya berada dalam satu ruangan yang sama.
“Tahanlah emosimu Yahmar! Matthew benar, saat ini bukanlah saat di mana kita harus mengetahui semua hal itu! Ada banyak hal yang harus kita selesaikan. Ingatlah bahwa posisimu saat ini adalah seorang Presiden!” Gantara berusaha mengingatkan Matt, bagaimana keadaan yang mereka hadapi saat ini. Dan begitu mendengar ucapan tersebut, Yahmar pun mulai tenang dan menghembuskan nafasnya berulang kali.
“Kita kembali bicarakan ini jika emosimu telah membaik, okay?” Gantara kembali berucap dan menepuk-nepuk pelan bahu Yahmar. Lelaki itu mengangguk pelan, dan menatap pada Dokter Samuel yang hanya terdiam di tempatnya.
James menarik Matt berjalan menuju sebuah ruangan yang cukup jauh dari ruang rapat tadi, keduanya masuk kedalam sebuah ruangan kosong dan James menutup pintu tersebut. Ia berbalik untuk menatap pada Matt yang hanya terdiam, “Apa yang sebenarnya… Oke, aku tidak akan menanyakan apapun tentang itu. Tetapi jawablah satu pertanyaanku!”
Matt mengangguk menyetujui hal tersebut dan menunggu pertanyaan apa yang akan James berikan padanya. “Apa kau bisa menghadapi mereka di pengadilan konstitusi?” Itulah pertanyaan yang James tanyakan, ia harus memastikan apakah mereka akan menang di sana nantinya, atau justru sebaliknya.
“Aku menantang mereka semua berarti aku sudah mempertimbangkan hal ini, James. Aku yakin kita akan menang melawan mereka, baik di sisi hukum maupun disisi rakyat. Aku adalah orang yang mengetahui semua, seluk beluk kejadian yang mereka lakukan. Dan posisiku saat ini adalah saksi, yang juga memiliki bukti-bukti kuat. Semua sudah terekam dalam perjalanan hidupku, James.” Matt mengeluarkan tiga buah chip dari saku celananya, itu adalah data dari Satelite international tentang Alexander Matthew yang pernah mereka permasalahkan dulu. Tentu saha hal tersebut cukup membuat James terkejut.
“Kau tidak mungkin akan memperlihatkan seluruh kisah hidupmu pada publik, Matt! Itu adalah hal pribadi milikmu, dan… Hal yang ingin kau buang jauh-jauh dari hidupmua bukan?” James mengingatkan kembali Matt, bahwa hal yang ia lakukan itu bisa saja membuat namanya sangat buruk di mata orang banya. Bahkan bisa saja banyak semua orang akan membencinya setelah itu.
Matt tertunduk mendengar ucapan tersebut, ia juga sebenarnya telah mempertimbangkan hal tersebut. Ia tahu seluruh resikonya ketika ia menjadikan hidupnya sebagai bukti dan dirinya sebagai saksi. Tetapi baginya, hanya itulah cara yang dapat mereka lakukan untuk dapat melawan orang-orang picik berdasi itu.
“Hanya ini cara yang dapat melawan dan mengalahkan mereka, James.” Matt mengangkat kepalanya untuk menatap pada James, satu-satunya orang yang selalu menaruh percaya padanya dibandingkan orang-orang lain di sekitarnya.
“Aku tidak peduli jika nantinya diriku akan di kucilkan seluruh orang, dan bahkan…”
“Matt!” Matt terdiam ketika James menghentikan ucapannya dengan sedikit berteriak. Ia menatap kedua mata James yang menjadi tajam menatap padanya itu. “You have me, Okay! Jika mereka melakukan hal buruk dan mengucilkanmu, maka aku yang akan berdiri di didepanmu.” Matt terkejut dengan ucapan James tersebut, ia tahu jika James satu-satunya orang yang percaya padanya. Tetapi ia tidak mengira bahwa James akan melakukan hal itu jika nantinya benar, ia akan di kucilkan oleh banyak orang.
“Ja…”, “I thrust you, so don’t you dare to even betray that.” Matt hendak berucap sesuatu, tetapi kemudian ia mengangguk untuk mengiyakan peringatan dari James padanya. Dan keduanya terdiam untuk menunggu waktu, mereka menunggu waktu untuk dapat kembali berbincang dengan anggota W.A.E lainnya.
“Kssskk… ” Keduanya melirik pada Talkie box milik James yang berbunyi, “Kssskk…James! Bawa Matt kembali ke dalam ruangan. Kita akan kembali membahas misi ini bersama.” James dan Matt mengetahui bahwa pemilik dari suara tersebut adalah Gantara,
“Kssskk… Copy that!” Ucap James, kemudian ia menatap pada Matt untuk mengajaknya kembali menemui Yahmar dan anggota W.A.E lainnya.
To be continued