Saksi Hidup

1574 Words
Keduanya masuk ke dalam ruang kepresidenan dan menatap pada seluruh anggota W.A.E yang tengah duduk dengan santai disana. “Baiklah! Ayo kita rundingkan kembali strategi untuk menghadapi mereka semua.” Gantara berdiri dari duduknya ketika melihat kedatangan Matt dan James, kemudian memberikan sebuah seruan untuk anggota lainnya. Bima yang bersandar pada tembok di sisi kanan ruangan itu hanya diam menatap pada Matt dengan mata yang menyipit. Membuat pribadi yang ditatap itu pun menyadarinya dan bertanya ‘Ada apa?’ tanpa bersuara. Kemudian Bima menggelengkan kepalanya pelan seraya berdiri dengan tegap dan berjalan untuk berkumpul bersama dengan yang lainnya. Dan kini seperti inilah mereka, duduk dan berkumpul di sofa yang ada di dalam ruangan itu, saling menatap dan menunggu pembahasan yang di janjikan tadi. “Jadi… Apa yang harus kita lakukan saat ini, Matt?” Rio bertanya pada Matt, membuat seluruh anggota W.A.E termasuk Yahmar yang duduk di tengah sofa menatap pada Matthew. Mereka semua kini menunggunya, menunggu keputusan dan rencana yang akan di susunnya. Matthew menarik nafas sebanyak yang ia bisa sebelum ia menjelaskan kepada mereka semua, tentang rencana besarnya itu. “Tidak ada! Kalian hanya perlu menjaga keselamatan Yahmar selama sengketa kepemimpinan ini berlangsung. Selagi hal itu terjadi, ku harap Rio dan Gantara dapat membantu Yahmar untuk menyusun kepemerintahan bersama dengan para petinggi Organisasi.” Mereka semua terkejut dalam diam ketika mendengar jawaban dari Matt. Arial menggelengkan kepalanya dengan pelan dan mengangkat tangannya untuk meminta izin intrupsi, karena ia merasa dirinya masih kurang paham dengan apa yang tengah Matt rencanakan saat ini. “Apa maksudmu dengan mengatakan ‘tidak ada yang harus kami lakukan saat ini?’ Kita semua tidak mungkin hanya diam saja untuk melawan para pejabat itu di pengadilan konstitusi, Matt!” Arial mengingatkan bahwa saat ini mereka tengah membicarakan bagaimana cara mereka untuk bisa melawan orang-orang berdasi itu di pengadilan konstitusi nantinya, dan bukan hanya menanyakan perihal langkah apa selanjutnya untuk memimpin negara ini. “Katakan saja yang sebenarnya Matt!” Matt menatap pada Luis yang duduk bersandar di sofa single, kedua matanya menatap kearah matt dengan cukup serius. Nada bicara Luis pun terdengar berbeda dari biasanya, Matt tidak berbicara apapun dan menunggu Luis untuk melanjutkan ucapannya ketika mereka melihat Luis mulai duduk dengan posisi yang benar. “Jangan katakan pada kami bahwa kau berencana menjadikan dirimu sebagai saksi di pengadilan nanti?” Luis berucap dengan penuh kecurigaan, dan sayangnya kecurigaan itu benar, Matt mengangguk mengiyakan hal tersebut. “Akulah saksi hidup yang kalian punya, jadi… Apapun yang akan terjadi nanti ku harap kalian juga akan membantuku untuk dapat mengatasinya.” Matt mengatakan hal itu seraya menyimpan tiga buah chip ke hadapan Luis, membuat lelaki itu mengerenyitkan dahinya karena bingung.  Yahmar yang mengetahui apa sebenarnya chip tersebut pun melirik ke arah james untuk memastikan. Terkejut saat mendapati sebuah anggukan kecil dari James padanya, sehingga akhirnya Yahmar pun bungkam. “Apa ini?” Luis mengambil chip tersebut dari atas meja dan melihatnya satu persatu. Sedangkan anggota yang lain hanya menyipit melihat kecilnya ukuran chip yang kini di genggam oleh Luis tersebut. “Data base tentang seluruh hidupku dari Satelite international. Di dalam sana terdapat banyak bukti yang dapat kita gunakan untuk mengalahkan mereka.” Matt menjawabnya dengan tegas dan tidak ada keraguan sama sekali di sana. Sedangkan Luis terdiam dengan kedua bola mata yang melebar, kemudian dengan cepat ia melirik pada Matt yang masih menatap padanya. “Kau akan menggunakan ini sebagai bukti?” Tanya Luis, meyakinkan lelaki di hadapannya itu. Dan kini bukan hanya Luis dan Matt yang terkejut, melainkan seluruh anggota W.A.E yang tadinya tidak mengerti itupun akhirnya terkejut. “Matt, kau tidak bisa melakukan itu! Jika kau melakukannya itu sama saja dengan…” “Aku sudah mengetahui bagaimana kosekuensinya Dokter Sam, dan aku siap dengan apapun  yang akan terjadi setelahnya nanti.” Matt memotong pertanyaan Samuel yang terdengar keberatan dengan ide tersebut. Tentu saja ia akan keberatan dengan keputusan itu, ia adalah seorang dokter yang membatu Matt untuk melupakan masa lalunya, dan kini masa lalu itu akan kembali di putar demi memenangkan sebuah sengketa negara. Arial menangkap raut ke khawatiran pada samuel, dan itu membuatnya juga ikut meyakinkan Matt dengan keputusannya tersebut. “Apa kau benar-benar yakin?” Itulah pertanyaan yang Arial berikan. “Hanya itu bukti yang kuat yang dapat mengalahkan mereka, Arial.” Mendengar jawaban final dari Matthew tersebut, mereka semua terdiam. Bima yang duduk di pinggiran sofa itu akhirnya berdiri dan mulai angkat bicara. “Selain hal itu yang menjadi permasalah di sini, ada hal lain yang harus kalian perhatikan!” Seluruh anggota W.A.E menatap pada Bima dengan serius, menunggu apa yang harus mereka perhatikan selain permasalahan tersebut. Bima tiba-tiba menunjuk pada Matt, membuat lelaki itu terkejut karenanya. “Dia adalah saksi hidup, yang akan menjadi target pelenyapan!” Mereka semua terkejut dengan ucapan tersebut, ya… Mereka melupakan sebuah hal lain yang harus mereka perhatikan di saat ini. Selain dari adanya barang bukti yang harus mereka jaga, mereka juga memiliki seorang saksi hidup yang harus mereka lindungi.   “Aku hanya tidak ingin kalian terlalu fokus dengan keselamatan kami, padahal ada hal yang lain yang bisa kita lakukan selain mengamankan bukti.” Matt menjelaskan apa yang ada di dalam pikirannya, kemudian ia mengambil salah satu dari layar virtual yang tersimpan di atas meja. “Gantara, tolong sambungkan lagi kami dengan Jason. Kita akan membicarakan ini sekarang, dan kita tidak mungkin pergi ke markas W.A.E saat ini.” Gantara yang mendapatkan perintah dari sang ketua tim pun segera mengambil layar virtual yang lain dan mencoba menghubungkan pihak atasan Jason dengan sambungan mereka. “Yahmar, pergilah untuk berganti baju. Kita akan merayakan pengangkatanmu sebagai presiden di International State Exhibition Bersama dengan Tube of world life Kita akan gunakan ini sebagai taktik untuk mengikat hati masyarakat.” Pada awalnya Yahmar dan para anggota W.A.E lainnya terlihat kebingungan dengan ucapan Matt, tetapi sedetik kemudian mereka mengerti bahwa mereka tidak hanya bisa mengandalkan bukti masa lalu Matt di persidangan nanti, mereka juga harus memiliki suara yang lebih banyak dari pada pemerintah di mata Rakyat. Yahmar pun berdiri dari tempatnya dan berjalan menuju ruang pakaian Kepresidenan, mencari apakah ada baju sang Ayah yang dapat ia gunakan disana. Rio pergi mengikuti Yahmar, mungkin saja dirinya dapat membantu sang Presiden untuk mencari baju yang pantas. Sedangkan Luis memilih untuk segera membuka sebuah situs dalam layar virtual yang ia ambil beberapa saat yang lalu. “James, bisakan kau dan Bima memastikan perlindungan dan pengawalan dari pihak pemerintah untuk dapat Yahmar gunakan?” Matt berhenti menatap layar virtual miliknya dan menatap pada kedua orang yang kini berdiri di hadapannya. Kedua lelaki itu pun mengangguk dan segera berjalan keluar dari ruangan tersebut setelah memastikan bahwa mereka telah membawa talkie box milik masing-masing. “Aku dan Dokter Sam akan menyiapkan peralatan kesehatan dan senjata-senjata untuk tim ini.” Arial berucap pada Matt, ia memberitahu padanya bahwa mereka akan membantu dengan menyiapkan senjata dan peralatan kesehatan seperti kotak p3k yang nantinya akan diberikan pada masing-masing dari mereka. Matthew mengangguk menyetujui hal itu dan mengatakan terima kasih karena keduanya memiliki sebuah keputusan yang bagus. “Sambungan terhubung!” Gantara melirik pada Matt yang ada di hadapannya dan mengaktifkan maximal scale sehingga ia, Matt dan Luis yang duduk di meja itu dapat melihat Jason yang juga melihat ketiganya. “Ada apa? Apakah keadaan sudah membaik?” Tanya Jason pada ketiganya, Gantara tidak menjawab pertanyaan tersebut, ia hanya menatap pada Matt yang lebih berwenang untuk menjawab dan melaporkan. Begitu pun dengan Luis yang ada di sampingnya, ia hanya melirik pada Matt dan kembali mengutak atik layar virtual nya. “Kami memiliki beberapa keadaan disini Jason, aku sudah mengirimkan datanya secara rinci dan aku hanya berharap kau menyetujui langkah yang akan ku susun dengan tim ini. Selain meminta bantuan tentunya!” Hal yang membuat Gantara dan Luis cukup terkejut adalah, Matt berbicara pada Jason dengan sangat santai, seolah-olah dia tidak menghadapi atasan dari Organisasi W.A.E. “Tentu saja kami akan…” Jason terdiam, ia yang tadinya berbicara itupun memilih diam ketika melihat isi data yang telah Matt berikan padanya. “Apa ini?” Jason bertanya seraya mengerutkan alisnya, kemudian ia menatap ke arah Matt yang terdiam menatap padanya. “Hanya itu satu-satunya cara yang bisa mengalahkan mereka di persidangan nanti.” Jason menggelengkan kepalanya, kemudian ia bersandar pada kursi miliknya sendiri. Terlihat tangan seorang wanita mengambil data tersebut dari tangan Jason, dan Matt yakini itu adalah Elena. Ia terdiam cukup lama sampai dimana suara Elena terdengar pada sambungan tersebut. “Apa kau memiliki bukti yang cukup, Matthew? Mengingat saksi tidak dapat menjadi hal yang kuat.” Matt hendak menjawab pertanyaan yang Elena ajukan tersebut, namun tiba-tiba Luis memotong ucapannya dan mengatakan bahwa ia telah mengirimkan barang bukti pada mereka. “Saya sudah mengirimkan barang buktinya, dan kalian bisa memeriksanya secara bersama.” Matt yang terkejut itu pun melirik pada Luis, namun Luis hanya mengangguk pelan padanya dan menyuruhnya untuk menyerah saja. Maka Matt pasrah dengan apapun hal yang Luis kirimkan pada pihak atasan Organisasi. Yahmar dan Rio telah kembali dari ruang baju kepresidenan, saat ini Yahmar terlihat rapi dengan jas yang ia kenakan serta dari yang terpasang dengan rapi. “Baiklah, kami akan memeriksa bukti ini dan menyerahkan kewenangan padamu Matthew. Beritahu saja kami jika kalian memerlukan bantuan!” Ucap Jason saat ia dan Elena serta seorang lelaki lainnya yang duduk di belakang layar berbincang dengan mode mute untuk menghindari percakapan mereka terdengar. Matthew mengangguk setelah mendapatkan kewenangan tersebut, kemudian sambungan tersebut dimatikan oleh Jason.  To be continued
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD