Chapter 143 : Menyambut Final

1111 Words

Pagi itu, Miura duduk di teras rumah dengan wajah serius. Yulianto yang baru saja keluar dari kamar dengan Phoenix di belakangnya, melihat istrinya tengah menatap jauh ke depan, seolah mengukur langkah-langkah terakhir yang harus ia tempuh. "Sayang, udah siap?" tanya Yulianto dengan senyum lembut, namun matanya tajam, penuh pengertian. Miura tersenyum tipis. “Aku nggak tahu... rasanya semakin dekat, semakin aku merasa takut. Tapi juga... aku ingin ini jadi panggung terakhir yang sempurna. Aku nggak ingin mengecewakan siapa pun, terutama kamu.” Yulianto mendekat, duduk di samping Miura. "Kamu nggak perlu khawatir. Aku selalu ada di sini. Kita sudah melalui banyak hal bersama, Lao Po. Ini cuma satu langkah lagi. Kamu bisa, karena kamu sudah lebih dari cukup." Miura menatap suaminya, seol

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD