Chapter 149 : Wujud Kecil Dari Cinta yang Besar

1704 Words

Pagi itu, mentari belum benar-benar memamerkan seluruh sinarnya, tapi dari balik jendela kamar, sudah terdengar suara langkah kecil berlari-lari di atas lantai kayu rumah mereka. Phoenix, dengan piyama bermotif raket dan shuttlecock, membuka pintu kamar dengan semangat menggebu. "Mamaa... Kidung... sudah pagi! Aku mau mandi! Hari ini kan ada cerita tentang burung phoenix di kelas!" Anak itu berdiri di depan kamar Kidung Nirwana yang baru saja bangun. Dengan rambut masih acak-acakan dan mata setengah terpejam, Kidung hanya bisa mengangkat alis. "Kamu bangun sendiri? Sudah tahu harus mandi?" Phoenix mengangguk mantap. "Kan Phoenix anak yang disiplin! Itu kata Papi kemarin waktu aku selesai lari-larian sama pelatih." Kidung tersenyum, kemudian menyeret langkahnya ke kamar mandi sambil me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD