Bab 33

1041 Words

Tina masih membeku di tempatnya, padahal Hendi sudah berlalu dari sana menuju masjid, sampai sang ibu menegurnya. Rupanya Siti baru keluar dari kamar mandi. Tina kaget bukan main. "Ngapain bengong di sini, sana wudu." Kata Siti, lalu dia masuk ke kamarnya. Tina masib terdiam. Bertanya-tanya apakah ibunya mendengar Hendi berbicara padanya atau tidak. Semoga saja tidak, gumamnya. Gegas dia mengambil wudu dan melaksanakan kewajibannya di kamar. Setelah itu, dia beranjak ke dapur dan mulai memasak. Makanan sisa kemarin masih sangat banyak. Tina hanya menghangatkan saja. Lalu dia mulai memasak nasi. Saat sedang memasak, Marni bergabung ke dapur. Marni membantu kakaknya. Dan pengantin baru, sepertinya tertidur kembali. Mereka berdua mengerti. Masakan telah siap di atas karpet yang digelar ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD