Chapter 95

1449 Words

"Kamu hamil, Dis?" tanya Satria saat ia kembali ke Gadis dan Abra yang menunggunya di depan kantor. Gadis mengangguk ke arah Satria setelah memandang ke arah Abra. James terlihat berpikir keras lalu ia mengusulkan ide. "Aku yakin mereka masih menunggu kita di suatu tempat." kata Satria lagi. "Tak ada pilihan lain, aku antar kamu pulang, Dis, sama suami kamu pakai mobilku. Mobil kamu biar dibawan sopir kamu. Kita keceh orang-orang suruhan itu, bagaimana?" tawar Satria. Gadis dan Abra mengangguk setelah mereka saling pandang cukup lama. Lalu tak ingin buang-buang waktu lagi, Gadis dan Abra masuk ke dalam mobil pribadi milik Satria. Dengan dadaa yang berdebar-debar, James keluar dari kantor polisi seorang diri. Lima belas menit kemudian, Abra, Gadis dan Satria keluar tapi mereka memilih jal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD