Chapter 94

1239 Words

"Kenapa, sayang?" tanya Abra memerhatikan raut wajah Gadis yang terlihat sedang memikirkan sesuatu saat pandangannya ke luar jendela. Gadis menoleh ke Abra dan melemparkan senyuman kecilnya. "Nggak pa-pa." jawab Gadis berbohong. "Katakanlah, biasanya ibu hamil pengen makan sesuatu." kata Abra padanya. "Aku ingin liburan ke Hawai." jawab Gadis. "Oh, baiklah, akan aku carikan jadwal kosong agar kita bisa segera ke sana." kata Abra. "Setelah General Manager yang baru datang saja." kata Gadis dan Abra terlihat berpikir sejenak lalu mengangguk. Demi menghindari pandangannya dari Abra, Gadis memilih menyandarkan kepalanya di bahu Abra dan mulai mengingat kembali obrolannya dengan Samuel sebelum pulang tadi. Samuel mengetuk pintu ruangan kantornya dan Gadis terpaksa menyahutnya meski mala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD