Empat hari aku di rumah sakit, mas Farhan tidak pernah sekalipun datang menjengukku. Hanya ada Mbak Rahmi yang selalu ada di sisiku dan selalu menemaniku. Sesekali pernah datang Papa dan Mama untuk menjenguk, namun mereka tidak bisa lama karena punya kesibukan masing-masing. Mereka percaya seutuhnya pada Mbak Rahmi untuk menjagaku. Aku tidak pernah sekalipun bertanya pada Mbak Rahmi di mana Mas Farhan, sebab aku sudah tahu jawabannya. Mbak Rahmi pasti akan bilang kalau Mas Farhan sedang sibuk di kantor karena segera ada louching produk baru di perusahaan Mas Farhan. Padahal aku tahu, sesibuk-sibuknya Mas Farhan pasti akan menyempatkan untuk hadir kalau dia sedang tidak marah padaku. Baiklah, anggap saja Mas Farhan memang lagi sibuk di kantor, jadi aku tidak perlu sakit hati memikirkan Ma

