Sepuluh

923 Words

"Udah denger blom Si?" kata Maya disela-sela istirahat mereka. Duduk di depan kelas sambil menonton beberapa anak laki-laki yang sedang asyik bermain futsal. Diantaranya ada Melky yang sedang serius menendang bolanya ke dalam gawang. Dan ketika ia berhasil memasukkan bolanya ke dalam gawang, sontak teamnya bersorak. Detika berikutnya Melky mencari sosok Sia. Ketika pandangan mata mereka bertemu, laki-laki itu mengedipkan sebelah matanya. Membuat bulu kuduk Sia merinding. "Tentang apa?" jawabnya tidak tertarik. "Udah ada beberapa anak kelas sepuluh yang nyatain cinta ke William!" kata Maya yang akhirnya berhasil membuat Sia menoleh. "Terus?" tanyanya penasaran. "Yah..lo taukan, doi pacarnya Lia. Jadi semua cewek itu harus patah hati." Mendengar ucapan Maya membuat Sia berpikir, betap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD