Bab 52

2582 Words

“Mas mau ke mana?” tanya Bening sambil melipat handuk kecil di tangannya. Sore itu, langit sudah berubah warna pelan-pelan karena memasuki malam hari. Bening baru selesai menjemur handuk ketika suara pintu kamar berderit pelan. Banyu muncul dengan kemeja sederhana warna abu muda, celana bahan hitam, dan jam tangan yang baru saja ia kenakan. “Keluar sebentar,” jawab Banyu tenang. “Kamu ikut.” Bening mengerutkan dahi. “Keluar ke mana? Udah malam, lho. Aku belum masak juga.” “Justru itu,” kata Banyu sambil tersenyum kecil. “Kita makan di luar aja malam ini.” Nada suaranya tenang, tapi di telinga Bening terdengar sedikit berbeda. Ia menatap suaminya yang kini berdiri di depan lemari, mengambil jaket. “Makan di luar?” ulang Bening. “Maksudnya dinner?” “Iya,” jawab Banyu santai tanpa men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD