Bab 97

1336 Words

Malam harinya. Ceklek Naufal membuka pintu kamar dan terlihatlah Cahaya yang sedang melipat baju di sofa. Ia menutup pintu secara perlahan agar Cahaya tidak mengetahuinya. Pelan-pelan Naufal melangkah mendekat ke arah istrinya, dan… Cup Naufal mencuri ciuman di pipi kanan istrinya membuat Cahaya terkejut. “Ishh.. Mas Naufal buat Cahaya terkejut tahu nggak.” “Makanya jangan serius-serius, sayang.” “Lagipula kenapa nggak nyuruh mbak rumah untuk melipat baju? Mas nggak mau kamu kelelehan, sayang.” ujar Naufal “Cahaya nggak bisa kalau diam terus.” “Yaudah, sini mas bantu!” “Jangan!” dengan cepat Cahaya menahan tangan suaminya ketika Naufal ingin membantunya. Cahaya menggelengkan kepalanya tidak mengizinkan. Jika Naufal membantu bukannya cepat selesai ia akan mengerjakannya du

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD