Bagian 33 Tiga bulan setelah Mas Ben mengungkapkan perasaannya padaku, tidak ada lagi kabar darinya. Bahkan, ia tidak pernah lagi mengirim pesan ataupun meneleponku. Aku tahu, mungkin Ia kecewa dengan jawabanku yang mengatakan bahwa aku harus memikirkannya terlebih dahulu. Bukan tanpa alasan aku mengatakan seperti itu, meminta waktu untuk memikirkannya terlebih dahulu. Aku hanya tidak mau jatuh ke lobang yang sama untuk yang kedua kalinya. Tidak mudah bagiku untuk mengambil keputusan dalam waktu yang singkat. Semuanya butuh waktu dan proses. Anak-anak juga menjadi bahan pertimbangan bagiku. Sejauh yang kulihat selama ini, memang Mas Ben terlihat menyayangi anak-anakku. Tetapi hatiku belum bisa memutuskan menerima lamaran Mas Ben atau justru menolaknya. Aku masih dilema. Namun, seiri

