30. Apa Kau Malu?

1125 Words

"Bagaimana? Tidak terasa sakit, 'kan?" tanya Ikosagon sambil membelai rambut Theona. "Tidak," balas Theona menggeleng pelan. "Jadi, apa enak?" tanya pria itu penasaran. Pasalnya, sejak tadi Theona terus mencengkeram rambutnya. Mendengar pertanyaan itu membuat Theona menyembunyikan wajahnya. Ia benar-benar malu dan tidak tahu harus menjawab apa. "Aku tanya, tapi kenapa kau malah menyembunyikan wajahmu, hum? Apa kau malu?" Ikosagon menyentuh tangan Theona dan menjauhkan dari wajahnya. Kemudian, ia menyentuh dagu istrinya dan mengarahkan agar mau menatapnya, "Kenapa malu? Bukankah kita sudah sering melakukannya?" tanya Ikosagon gemas. "Tidak, aku sama sekali tidak malu. Aku hanya sudah tidak tahan ingin mandi," sangkal Theona dengan wajah yang memerah. Sekeras apa pun ia menyangkal, se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD