Bab 8: Bayangan di Balik Pagar Tinggi Pintu ruang pemeriksaan tertutup perlahan, menyisakan kesunyian yang terasa berat di antara dua orang di dalamnya. Cahaya matahari siang yang terik menyelinap masuk lewat jendela kaca yang tinggi, menciptakan sorot cahaya yang menerangi debu-debu halus yang menari di udara. Di ruangan itu, aroma obat yang khas bercampur dengan wangi bunga melati yang samar, menciptakan suasana yang terasa dingin namun juga menyimpan banyak kenangan lama. Dokter Jaehyun menarik kursi kayu yang empuk, lalu memberi isyarat agar Mami duduk di hadapannya. Wajah pemuda itu tampak tenang namun penuh perhatian, seolah ia sudah menebak apa yang akan dibahas oleh wanita yang sudah ia kenal sejak belasan tahun lalu itu. "Tante Shanon," sapanya pelan dengan suara rendah yang so

