Lina pura-pura memasang wajah marah pada Larry. Tapi, entah mengapa, bagi Larry itu adalah hal yang lucu. Semenjak Lina hamil, Lina lebih banyak memperlihatkan sifat yang benar-benar bertolak belakang dengan Lina yang Larry temui saat pertama kali. Seperti saat ini. Dulu, Lina terlihat lugu, sopan dan dewasa. Tapi semakin hari, Lina semakin terlihat manja, kekanakan, keras kepala dan bersikap semaunya. Larry hanya memaklumi bahwa istrinya itu sedang mengandung anaknya. “Baiklah-baiklah, sayang. Aku mengalah,” ujar Larry sembari mengangkat kedua tangannya di udara seolah ia bersisyarat mengalah pada Lina. Lina berlalu meninggalkan Larry. Ia keluar dari kamar dan pergi menuju dapur, dibuntuti dengan Larry di belakangnya. “Kau sudah masak?” tanya Larry saat melihat beberapa makanan sudah

