Aren menatap Nada dan sepenuhnya lupa pada mangkuk baksonya yang masih separuh penuh. “Itu sih bukan indigo lagi, Nad, tapi plot novel fantasi!” dan ia nyaris berteriak. “Memang betul. Apalagi setelah kamu lihat ini.” Ponsel Aren berbunyi. Gadis itu mengeceknya dan menemukan ada pesan baru dari Nada, hanya memuat sebuah foto. Di situ nampak Nada berswafoto bersama Nathan dan Pak Yamto satpam sekolah. “Cek jam dan menit waktu foto itu kuambil!” Aren membuka foto itu dengan aplikasi Galeri, yang membuat ia bisa melihat perincian berkas termasuk waktu saat foto diambil. “Ini kan tanggal hari ini,” desis Aren. “Jam 9 lewat 13 menit.” “Persis. Dan hari ini tadi, pada jam 9 lewat 13, apa yang terjadi?” Alis Aren berkernyit, mengingat-ingat. “Jam segitu tadi bukannya kita sama Radit dan B

