Terkadang apa yang kita ucapkan tak sesuai dengan keinginan hati. Walaupun terdengar menyakitkan tapi akan kita lakukan demi orang yang kita cintai. Abi melangkah gontai menyusuri koridor rumah sakit. Ia langsung menemui Lidya saat Salwa mengatakan ingin menemui wanita itu. Tapi usahanya sia-sia saat mendapati kamar rawat inap Davin sudah tak berpenghuni. Ternyata Davin sudah sadar sejak beberapa hari yang lalu dan Dokter sudah memberinya ijin untuk pulang. Abi menghentikan langkahnya sejenak dan merogoh saku celananya, mengeluarkan ponselnya. Mencari nama Lidya dan mengiriminya sebuah pesan. Abi : kamu ada dimana? Bisa ketemu? Abi menatap lama ponselnya sebelum kembali memasukkannya ke dalam kantong celana jeansnya. Kembali melangkah kembali ke kamar Salwa. Tapi baru saja melangkah,

